Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 28 Januari 2026: Kembali Perkasa
Wednesday, January 28, 2026       09:27 WIB

JAKARTA, investor.id -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali perkasa pada Rabu (28/1/2026),seiring pelemahan indeks dolar dan fokus pelaku pasar pada hasil pertemuan kebijakan moneter The Fed.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.04 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini menguat 35 poin (0,21%) ke level Rp 16.733 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,08% ke level 96,13.
Sedangkan pada perdagangan Selasa (27/1/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 14 poin di level Rp 16.768,
Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, rupiah menguat di tengah fokus pasar terhadap pertemuan kebijakan moneter The Fed, yang akan berakhir pada Rabu besok (28/1/2026).
"Pasar secara luas memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga tetap stabil setelah tiga kali pemotongan berturut-turut dalam pertemuan sebelumnya," ungkap Ibrahim dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).
Selain itu, rupiah juga menguat di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan isu kekhawatiran tentang independensi bank sentral AS, menyusul perselisihan Presiden Donald Trump dengan Ketua The Fed Jerome Powell.
Kekhawatiran Politik AS
Adapun sentimen terkait kekhawatiran akan penutupan pemerintahan AS kembali muncul setelah anggota Senat dari partai Demokrat berjanji untuk memblokir RUU pendanaan besar.
Rupiah juga bertahan di zona hijau setelah pasar diramaikan dengan tekanan tarif perdagangan AS terhadap sejumlah negara di Eropa menyusul perselisihan terkait Greenland, juga kenaikan tarif perdagangan terhadap Kanada.
Penguatan rupiah juga seiring pengumuman Trump bahwa AS akan menaikkan tarif perdagangan terhadap barang-barang Korea Selatan menjadi 25%.

Sumber : investor.id