Wika Beton (WTON) Kantongi Kontrak Baru, Tembus Rp 2,53 Triliun
Tuesday, September 09, 2025       15:22 WIB

JAKARTA, investor.id -PT Wijaya Karya Beton Tbk () berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp2,53 triliun hingga Agustus 2025. Sektor infrastruktur masih menjadi penopang utamadari total nilai kontrak baru (NKB) tersebut, dengan kontribusi lebih dari separuhnya.
Corporate Secretary , Yushadi menjelaskan bahwa komposisi NKB per Agustus 2025 terdiri dari 51,76% berasal dari proyek infrastruktur, 22,97% dari sektor industri, 13,45% dari sektor listrik, 9,29% dari sektor properti, 2,21% dari sektor tambang, dan 0,32% dari sektor energi.
"Porsi infrastruktur masih mendominasi, sementara kontrak baru dari sektor pemerintahan belum masuk tahun ini, sejalan dengan kebijakan efisiensi pemerintah," kata Yushadi dalam PublicExpose Live ,Selasa (9/9/2025).
Berdasarkan sumber kontraknya, sebanyak 68,47% berasal dari swasta, 21,77% dari BUMN , 6,25% dari Wijaya Karya () dan afiliasi, serta 3,51% dari kerja sama operasi (KSO/JO).
Yushadi menekankan, terdapat pola baru yang menguntungkan bagi dari sisi komposisi pelanggan. Kontrak baru dari 10 perusahaan pelanggan teratas menyumbang 42,53% dari total NKB. Adapun dari daftar tersebut, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan kontribusi terbesar yakni sebesar11,80%.
Selain PLN, sembilan perusahaan lain dalam daftar kontributor terbesar antara lain PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk sebesar 6,27%, PT Hutama Karya Infrastruktur sebesar 6,24%, PT Duta Graha Karya sebesar 5,49%, PT Rekayasa Konstruksi sebesar 3,37%, PT Total Bangun Persada Tbk sebesar 2,55%, PT Mitra Murni Perkasa sebesar 2,16%, PT Girder Indonesia sebesar 1,92%, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 1,49%, dan PT Bangun Cipta Kontraktor sebesar 1,24%.
"Apabila salah satu proyek mengalami penundaan atau pembatalan, kami masih memiliki cadangan dari proyek lain. Sehingga, dampaknya terhadap kinerja tidak signifikan," tambahnya.

Sumber : investor.id