Aksi Profit Taking Membebani, IHSG Bakal Variatif Cenderung Menguat: Indo Premier
Friday, August 14, 2020       09:03 WIB

Ipotnews - Indo Premier Sekuritas memperkirakan IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (14/8), akan bervariasi cenderung menguat.
Menyebutkan alasannya, Tim Analis Indo Premier dalam risetnya mengungkapkan bahwa data klaim pengangguran mingguan di Amerika yang lebih baik dari perkiraan, serta menguatnya harga beberapa komoditas seperti minyak kelapa sawit dan batu bara akan menjadi sentimen positif di pasar. Namun, posisi akhir pekan dan menjelang libur panjang rawan dimanfaatkan untuk profit taking.
" IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 5,195 dan resistance di level 5,280," tegas Tim Analis.
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup bervariasi, lebih baiknya data tenaga kerja mingguan dari ekspektasi menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu masih terus berlngsungnya negoisasi mengenai stimulus fiskal lanjutan menjadi faktor pemberat bagi pergerakan indeks.
Departemen Tenaga Kerja ASmencatat klaim baru pengangguran (initial jobless claim) untuk periode minggu yang berakhir 8 Agustus sebanyak 963,000 turun dari minggu sebelumnya 1,191,000. Klaim penggangguran tersebut juga lebih rendah dari ekspektasi di level 1.1 juta dan merupakan klaim penggangguran pertama di bawah level 1 juta. Data ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa sektor tenaga kerja di Amerika sudah mulai membaik setelah data nonfarm payroll dan tingkat penggangguran di bulan Juli juga menunjukan perkembangan yang positif.
Sementara itu negoisasi mengenai stimulus fiskal lanjutan masih belum menemui titik terang, pemimpin mayoritas Senat, Mitch McConnell dan juru bicara DPR AS Nancy Pelocy masing-masing mengatakan bahwa kedua belah pihak masih jauh dari kata sepakat. Hal tersebut dikuatkan oleh penasehat ekonomi gedung putih Larry Kudlow bahwa negoisasi menemui jalan buntu.
Berikut rekomendasi saham dari Indo Premier
1. Dow Jones terkoreksi -80 poin (-0.29%) pada level 27,897
2. S&P 500 melemah -7 poin (-0.20%) pada level 3,373
3. Nasdaq menguat +30 poin (+0.27%) pada level 11,043
4. EIDO melemah -0.04 poin (-0.21%) pada level 19.34.

Sumber : admin

berita terbaru
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:39 WIB
Target Price BBCA
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:39 WIB
Target Price BBNI
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:38 WIB
Target Price BBRI
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:38 WIB
Target Price BBTN
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:37 WIB
Target Price BMRI