Apresiasi Dolar Bebani Sentimen, Logam Kuning Merosot Satu Persen
Friday, April 23, 2021       03:40 WIB

Ipotnews - Emas tergelincir 1%, Kamis, mundur dari puncak dua bulan, karena dolar AS menguat, sementara paladium bertahan di bawah level tertinggi sepanjang masa.
Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi USD1.781,46 per ounce pada pukul 24.44 WIB, setelah mencapai level tertinggi sejak 25 Februari di USD1.797,67 per ounce, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Kamis (22/4) atau Jumat (23/4) dini hari WIB. Emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,6% lebih rendah di USD1.782 per ounce.
"USD1.800 adalah sedikit level resistance psikologis, jadi kita kembali dengan tes...Dolar dan (imbal hasil) US Treasury 10 tahun keduanya sedikit lebih tinggi dan itu juga menekan emas," kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.
Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,2% terhadap sekeranjang pesaing utamanya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara itu, imbal hasil obligasi US Treasury 10-tahun melesat ke sesi tertinggi 1,587%, meskipun dalam kisaran yang ketat.
Emas anjlok 6% sepanjang tahun ini, sebagian besar tertekan oleh kenaikan imbal hasil.
Penurunan emas kemungkinan hanya berumur pendek di tengah pembelian bank sentral dan meningkatnya permintaan emas fisik dari China dan India, kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.
Swiss pada Maret mencatat ekspor emas bulanan terbesar dalam 10 bulan karena pengiriman ke India melonjak.
Tetapi mengaburkan pandangan itu adalah rekor kenaikan Covid-19 di negara tersebut.
Daya tarik emas juga diredupkan oleh data yang menunjukkan penurunan klaim tunjangan pengangguran pekan lalu, memperkuat ekspektasi untuk pertumbuhan lapangan kerja pada periode April.
Paladium turun dari rekor tertinggi USD2.891,50 per ounce dan terakhir merosot 1,5% menjadi USD2.833,28 per ounce.
"Jika kita mengambil  long position  pada paladium dan platinum saat ini, itu adalah badai sempurna bagi kenaikan harga, karena ada pasokan yang sangat ketat dan permintaan meningkat, terutama dari sektor otomotif," kata Kevin Rich, penasihat pasar emas global untuk The Perth Mint.
Banyak analis memperkirakan kenaikan lebih lanjut menuju level USD3.000.
Perak tergelincir 1,8% menjadi USD26,10 per ounce dan platinum menyusut 1% menjadi USD1.202,12 per ounce. (ef)

Sumber : Admin

berita terbaru
Saturday, May 08, 2021 - 12:35 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of SSMS
Saturday, May 08, 2021 - 12:28 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of BBMD
Saturday, May 08, 2021 - 12:23 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of JECC
Saturday, May 08, 2021 - 12:08 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of BSIM
Saturday, May 08, 2021 - 11:43 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of MGRO
Saturday, May 08, 2021 - 11:40 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of RANC
Saturday, May 08, 2021 - 11:37 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of INAF
Saturday, May 08, 2021 - 11:27 WIB
Financial Statements Full Year 2020 of CITY
Saturday, May 08, 2021 - 11:23 WIB
Financial Statements Full Year 2020 of BLUE
Saturday, May 08, 2021 - 11:03 WIB
Financial Statements Full Year 2020 of IIKP