Bursa Pagi: Asia Bergerak Turun, Laju IHSG Berisiko Berlanjut Melemah
Tuesday, September 28, 2021       08:24 WIB

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (28/9), dibuka di zona merah, melanjutkan tren pelemahan indeks acuan pada sesi penutupan bursa saham Wall Street di tengah kenakan imbal hasil US Treasury. Bursa saham utama Eropa ditutup cenderung menguat. Indeks MSCI Asia-Pasifik ex-Jepang menyusut 0,12%.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan pelamahan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,28% jelang rilis data penjualan ritel periode Agustus. Indeks berlanjut melorot 0,68% (-50,5 poin) ke posisi 7.333,7 pada pukul 8:15 WIB.
Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka berkurang 0,2%. Saham SK Innovations melompat hampr 2% setelah mengumumkan rencana investasi Ford Motor sebesar USD11 miliar. Pergerakan indeks berlanjut merosot 0,79% ke level 3.108,79.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak turun 0,60% (-182,46 poin) menjadi 30.057,6, setelah dibuka turun 0,32%, dan Topix tergerus 0,38%.
Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,47% (114,22 poin) ke level 24.323 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,14% menjadi 3.577,89.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang cenderung melemah, setelah gagal mempertahankan manuvernya di zona hijau dan ditutup turun 0,36% menjadi 6.122. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melorot 0,56% ke posisi USD21,16.
Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berisiko melemah terbatas. Secara teknikal, sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihakan adanya tendensi pelemahan dengan tetap berusaha mempertahankan posisi indeks di atas level 6.000.
Tim Riset Indo Premier berpendapa, terkoreksinya mayoritas indeks di bursa Wall Street seiring naiknya  yield  obligasi diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu semakin diperlonggarnya aturan PPKM yang salah satunya membolehkan kegiatan skala besar seperti konser,dan kenaikan signifikan harga batu bara diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG .
IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 6,085 dan  resistance  di level 6,165. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan antara lain.
  • Saham : (Buy). Support: Rp8,475, Resist: Rp8,625, (Buy). Support: Rp975, Resist: Rp1,005, (Buy on Weakness). Support: Rp1,390, Resist: Rp1,420, (Buy on Weakness). Support: Rp3,490, Resist: Rp3,560.
  • ETF : (Buy). Support Rp888, Resist: Rp901, (Buy). Support: Rp103, Resist: Rp105, (Buy). Support: Rp409, Resist: Rp417.

Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup di zona merah, investor beralih ke  value stocks  karena sektor teknologi terbebani oleh kenaikan imbal hasil US Treasury. Indeks Dow Jones ditutup di zona hijau, didukung sektor keuangan dan industri. Kasus Covid di AS terus bergulir, rata-rata sekitar 120.000 per hari selama seminggu terakhir, turun dari puncak pada awal September dengan rata-rata 7 hari lebih dari 166.000 kasus. Negosiasi APBN AS dan rencana menaikkan plafon utang di Senat AS makin memanas.
Imbal hasil US Treasury 10-tahun melesat karena optimisme ekonomi dan kekhawatiran inflasi, sempat mencapai 1,5% level tertinggi sejak Juni. Carnival Corp melesat 3,7% dan United Airlines bertambah 0,6%. Boeing melonjak 1,3%. KBW Bank Index melejit 2,9%. Goldman Sachs dan JPMorgan Chase melaju lebih dari 2%. Saham Exxon Mobil dan Occidental Petroleum meningkat karena kenaikan harga minyak mentah dan gas alam.
  • Dow Jones Industrial Average menguat 0,21% (71,37 poin) ke posisi 34.869,37.
  • S&P 500 melemah 0,28% (-12,37 poin) menjadi 4.443,11.
  • Nasdaq Composite turun 0,52% (-77,73 poin) ke level 14.969,97.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup variatif. Hasil pemilu Jerman menunjukkan Partai Sosial Demokrat (PSD) kiri-tengah meraup suara terbesar 25,7%. Blok pendukung Angela Merkel, Christian Democratic Union dan Christian Social Union, mengantongi 24,1% suara. Negosiasi koalisi kemungkinan akan perlu waktu hingga berbulan-bulan. Namun kekalahan Die Linke, setidaknya menutup kemungkinan terbentuknya koalisi yang sepenuhnya berhaluan kiri. Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan inflasi zona euro dapat melebihi proyeksi tetapi kemungkinan akan bersifat sementara.
Indeks STOXX 600 melemah 0,19% menjadi 462,42, setelah sempat melaju 0,7% di awal sesi. Saham minyak dan gas melonjak 2,8%, sementara saham teknologi anjlok 1,4%. Saham energi Inggris, seperti BP melonjak 3,5%. Rolls-Royce melambung 11,3% setelah mencapai kesepakatan kontrak US Air Force . Perusahaan IVF Swedia, Vitrolife anjlok 9,9%.
  • DAX 30 Jerman naik 0,27% (42,13 poin) ke level 15.573,88.
  • FTSE 100 Inggris bertambah 0,17% (11,92 poin) menjadi 7.063,40.
  • CAC 40 Prancis menguat 0,19% (12,45 poin) ke posisi 6.650,91.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, didukung kenaikan imbal hasil US Treasury 10-tahun yang mencapai level tertinggi tiga bulan di posisi 1,516%. Rilis data pesanan baru dan pengiriman barang modal utama buatan AS pada Agustus naik 0,5% di tengah permintaan yang kuat untuk komputer dan produk elektronik. Chairman The Fed Jerome Powell, yang akan bergabung dengan Menteri Keuangan Janet Yellen, berbicara di depan Kongres AS, Selasa ini.
Pejabat The Fed mengindikasikan laporan ketenagakerjaan September menjadi pemicu potensial bagi "tapering" obligasi bank sentral. Kekhawatiran gagal bayar utang China Evergrande bakal menimbukan krisis sistemik mereda. Bank Sentral China menyuntikkan 100 miliar yuan (USD15,5 miliar) ke dalam sistem keuangan, setelah menambahkan 320 miliar yuan ekan lalu. Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,1% menjadi 93,37.
Kurs spot dolar

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1694

-0.0001

-0.01%

7:22 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.3702

0.0004

+0.03%

7:22 PM

Yen (USD-JPY)

111.01

0.01

+0.01%

7:22 PM

Yuan (USD-CNY)

6.4571

-0.0091

-0.14%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

14,252.50

-5.00

-0.04%

3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 27/9/2021 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dini hari berakhir menguat. Pasar mengkhawatirkan pasokan yang lebih ketat seiring meningkatnya permintaan di beberapa bagian dunia yang mulai pulih dari wabah virus korona varian Delta. Sementara itu, dampak Badai Ida terhadap produksi AS belum pulih sepenuhnya. Brent bertengger di level tertinggi sejak Oktober 2018, menuju USD80. Goldman Sachs menaikkan proyeksi akhir tahun minyak mentah Brent sebesar USD10 menjadi USD90 per barel.
OPEC + mengalami kesulitan meningkatkan output karena minimnya investasi atau penundaan proses pemeliharaan akibat pandemi. Analis memperkirakan permintaan minyak global akan mencapai tingkat pra-pandemi pada awal tahun depan, meski kapasitas penyulingan cadangan dapat membebani prospek tersebut. Permintaan global diperkirakan meningkat menjadi 100 juta bph pada akhir 2021 atau pada kuartal I-2022. Pada 2019 lalu, sebelum pandemi, dunia mengonsumsi 99,7 juta bph minyak mentah.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik USD1,44 (1,8%) menjadi USD79,53 per barel.
  • Harga minyak mentah berjangka WTI melaju USD1,47 (2%) menjadi USD75,45 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi ditutup relatif stabil dalam sesi perdagangan yang berombak. Harga emas dibatasi penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil US Treasury, ketika investor menunggu petunjuk lebih lanjut tentang strategi  tapering  The Fed .  Chairman Jerome Powell, yang akan bersaksi di depan Kongres tentang respons kebijakan bank sentral terhadap pandemi
Investor juga mencermati perkembangan krisis utang China Evergrande setelah melewatkan tenggat waktu pembayaran obligasi pekan lalu. Harga logam berharga lainny; perak melonjak 1,1% menjadi USD22,66 per ounce, platinum turun 0,2% menjadi USD979,82, dan paladium melemah 0,1% menjadi USD1.970.   
  • Harga emas di pasar spot sedikit bergerak di kisaran USD1.752,19 per ounce.
  • Harga emas berjangka AS cenderung bertahan di posisi USD1.752 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)
1,600
0.6 %
10 %

3,153

BidLot

4,494

OffLot