Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Jenuh Jual Berpeluang Rebound
Thursday, March 26, 2020       08:12 WIB

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (26/3), dibuka  mixed  cenderung menguat ,  berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, menyambut paket stimulus USD2 triliun yang disepakati Gedung Putih dan Senat AS. Investor menunggu rilis data klaim pengangguran AS. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,13%.
Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka melompat 1,4% dan berlanjut melonjak 1,81% (90,40 poin) ke level 5.088,50 pada pukul 8:00 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang meluncur turun 3,02% (-591,22 poin) ke level 18.955,41, setelah dibuka anjlok 3,14%, dan Topix merosot 2,34%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,92%, dan berlanjut melasat 1,33% ke posisi 1.727,39.
Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,33% (77,64 poin) menjadi 23.604,83 ada pukul 8:40 WIB. Tapi indeks Shanghai Composite, China turun 0,71% ke posisi 2.761,90.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah ditutup melorot 1,3% ke level 3.937 pada sesei perdagangan Selasa (24/3). Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange ditutup melesat 4,18% ke level USD13,22.
Sejumlah analis memperkirakan laju IHSG hari ini berpeluang mengalami  technical rebound  kembali ke atas level 4.000, didukung  capital inflow . Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi  rebound  di area jenuh jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, disepakatinya paket stimulus fiskal senilai USD2 triliun oleh Gedung Putih dan Kongres AS untuk meminimalisir dampak negatif pandemi Covid-19 diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Di sisi lain terus bertambahnya jumlah orang yang terinfeksi dan meninggal di dalam negeri, menjadi 790 (+104) dan 58 (+3) orang, masih akan menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan.
IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan  support  di level 3,890 dan  resistance  di level 3,990. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;
  • Saham: (Buy, Support: Rp1,675, Resist: Rp1,960), (Buy, Support: Rp590, Resist: Rp690), (Buy, Support: Rp1,730, Resist: Rp1,890), (Buy, Support: Rp320, Resist: Rp408).
  • ETF: ( SELL , Support: Rp316, Resist: Rp336), ( SELL , Support: Rp680, Resist: Rp720), ( SELL , Support: Rp627, Resist: Rp665).

Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir positif dengan mencatat penguatan hari kedua berturut-turut di tengah ekspektasi pengucuran stimulus AS untuk melawan wabah virus korona. Gedung Putih dan Senat mengumumkan kesepakatan paket ekonomi senilai USD2 triliun untuk mendongkrak perekonomian dan membantu jutaan warga AS menghadapi tekanan bisnis akibat wabah virus korona. Namun hingga penutupan perdagangan, DPR AS masih belum memberikan suara mengenai proposal tersebut. Anggota parlemen berpengaruh, di kubu Partai Demokrat maupun Republik, terus menyuarakan keberatan terhadap berbagai langkah yang masuk dalam RUU tersebut.
Sesi perdagangan ini bagaimanapun mencerminkan harapan bahwa bantuan sedang dalam perjalanan. Saham Boeing melonjak 24%, American Airlines Group, United Airlines Holding dan Delta Air Lines masing-masing melambung lebih dari 10%. Investor berspekulasi pemerintah akanmemberi dukungan bagi industri dirgantara itu, serta maskapai penerbangan. Royal Caribbean Cruises dan Norwegian Cruise Line Holdings masing-masing menguat sekitar 23%. Harga saham Nike melejit 9,2%, dibantu oleh penjualan online yang sehat. Apple Inc turun 0,55% setelah  Nikkei  melaporkan perusahaan itu bakal menunda peluncuran iPhone.
  • Dow Jones Industrial Average melompat 2,39% (495,64 poin) ke level 21.200,55.
  • S&P 500 meningkat 1,15% (28,23 poin) ke posisi 2.475,56.
  • Nasdaq Composite melemah 0,45% (-33,56 poin) menjadi 7.384,30.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup menguat setelah AS menyepakati paket stimulus untuk mengatasi dampak ekonomi akibat penyebaran virus korona. ndeks STOXX 600 melonjak 3,09% atau 9,38 poin menjadi 313,38, dipimpin lompatan harga saham sektor minyak dan gas lebih dari 6%. Rilis data indeks harga konsumen Inggri turun menjadi 1,7% di Februari dari level tertinggi enam bulan pada Januari sebesar1,8%.
Sentimen bisnis Jerman periode Maret, mencatatkan penurunan paling tajam sejak 1990. Indeks iklim bisnis Ifo Institute for Economic Research jatuh ke posisi 86,1 di Maret, lebih rendah dari ekspektasi 87,7, dan turun dari 96,0 di bulan sebelumnya. Saham Virgin Money Inggris melonjak 26% sementara perusahaan asuransi Prancis, CNP Assurances, melejit 20%. Saham Rentokil, anjlok 18% setelah mengumumkan penangguhan dividen dan rencana pemotongan biaya.
  • DAX 30 Frankfurt melonjak 1,79% (173,69 poin) menjadi 9.874,26.
  • FTSE 100 London melesat 4,45% (242,19 poin) ke level 5.688,20.
  • CAC 40 Paris melejit 4,47% (189,60 poin) ke posisi 4.432,30.
  • FTSE MIB Italia naik 1,74% (295,08 poin) menjadi 17.243,68.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah. RUU stimulus AS senilai USD2 triliun membantu meningkatkan  risk appetite , dan mengurangi permintaan dolar sebagai mata uang  safe haven . Investor mengurangi eksposur dolar menjelang rilis data klaim pengangguran, Kamis ini, yang diperkirakan menunjukkan lonjakan permohonan tunjangan karena banyaknya bisnis yang tutup di seluruh negeri karena virus korona. Klaim pengangguran diperkirakan meningkat menjadi sekitar satu juta, dari 281.000 pekan sebelumnya
Euro menguat didorong keputusan DPR Jerman, yang menyetujui paket stimulus besar-besaran pemerintah Kanselir Angela Merkel. Ekonomi Jerman dapat berkontraksi sebanyaknya 20% pada tahun ini karena dampak dari virus korona, tutur ekonom Ifo. Investor juga terus memperhatikan kelanjutan dari pengumuman Federal Reserve yang belum pernah terjadi sebelumnya, Senin, bahwa mereka akan meluncurkan pelonggaran kuantitatif (QE) tanpa batas, Indeks dolar, ukuran  greenback  terhadap enam mata uang negara maju turun 0,97% menjadi 101,050.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.0885

0.0003

+0.03%

7:29 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.1815

-0.0063

-0.53%

7:29 PM

Yen (USD-JPY)

110.92

-0.29

-0.26%

7:29 PM

Yuan (USD-CNY)

7.1121

0.0491

+0.70%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

16,500.00

-75.00

-0.45%

3/24/2020

Sumber : Bloomberg.com, 25/3/2020 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak naik, didorong paket stimulus ekonomi AS yang tertunda. Data pemerintah AS menunjukkan pandemi virus korona mulai mengurangi permintaan bahan bakar di AS pekan lalu. Menurut Badan Informasi Energi AS, suplai produk bensin mingguan AS turun 859.000 barel per hari (bph) menjadi 8,8 juta bph pekan lalu. Permintaan bahan bakar secara keseluruhan merosot hampir 2,1 juta bph selama sepekan. Persediaan minyak mentah naik 1,6 juta barel pada pekan lalu.
Permintaan produk minyak, terutama bahan bakar jet, turun secara dramatis ketika pemerintah secara global mengumumkan penutupan nasional untuk memperlambat penyebaran virus korona. Sektor energi AS memangkas belanja modal dan pekerjaan. Pengeluaran modal di sebagian besar perusahaan shale-oil diperki rakan tu run setidaknya 30%. Permintaan bahan bakar diperkirakan turun tajam di seluruh dunia pada kuartal kedua. India, negara terpadat kedua di dunia dan konsumen minyak terbesar ketiga, memasuki  lockdown  selama 21 hari. .
  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 48 sen (2%) menjadi USD24,49 per barel.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 29 sen (1%) menjadi USD27,44 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup anjlok, setelah membukukan kenaikan satu hari terbesar sejak 2009. Harga emas di pasar spot melonjak 5% pada sesi perdagangan kemarin. Harga emas spot diperdagangkan di bawah emas berjangka AS menjadi penanda bahwa pasar mengkhawatirkan pembatasan perjalanan udara dan penutupan pengilangan akan menghambat pengiriman  bullion  ke AS untuk memenuhi persyaratan kontrak.
Investor menunggu pemungutan suara di Senat AS mengenai paket senilai USD2 triliun untuk mengurangi dampak ekonomi dari pandemi virus korona. Harga logam mulia lainnya; platinum melesat 4,4% menjadi USD739,09 per ounce, perak naik 1,5% menjadi USD14,49, dan palladium meroket 19,3% menjadi USD2.304,74 karena  lockdown   di  Afrika Selatan, produsen terbesar.
  • Harga emas di pasar spot naik tipis 0,1% menjadi USD1.612 per ounce.
  • Harga emas berjangka turun 1,5% menjadi USD1,634.90 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

berita terbaru
Thursday, Apr 02, 2020 - 09:43 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of GDYR
Thursday, Apr 02, 2020 - 09:39 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of FPNI
Thursday, Apr 02, 2020 - 09:32 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of DUTI
Thursday, Apr 02, 2020 - 09:28 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of BUKK
Thursday, Apr 02, 2020 - 09:23 WIB
Holding Pertambangan INCO Diundur Hingga Akhir Mei
Thursday, Apr 02, 2020 - 09:23 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of BRPT
Thursday, Apr 02, 2020 - 09:18 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of BNBR
Thursday, Apr 02, 2020 - 09:06 WIB
Bursa Malaysia tracks Wall Street`s sharp retreat
775
-1.3 %
-10 %

21

BidLot

1,788

OffLot