Bursa Siang: GPD China Tekan Market Regional, IHSG Lanjut Menguat
Friday, October 18, 2019       13:06 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menguat pada perdagangan sesi pagi hari Jumat (18/10), meneruskan penguatan yang terjadi Kamis kemarin. Indeks menanjak +7 poin (+0,13 persen) ke level 6.188.
Indeks LQ45 +0,46% ke 972. Indeks IDX30 +0,48% ke level 529. Indeks IDX80 +0,51% ke 138. Indeks JII +0,01% ke posisi 683. Indeks Kompas100 +0,17% ke 1.241. Indeks Sri Kehati +0,39 persen ke 386. Indeks SMInfra18 +0,38 persen ke level 325.
Saham-saham teraktif: , , , , , , .
Saham-saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham-saham top losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp4,59 triliun. Volume trading sebanyak 108,60 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp57,45 miliar.
Nilai tukar rupiah naik +0,06 persen ke level Rp14.135 terhadap USD (11.30 am).
Bursa Asia
Market saham Asia terpuruk di sesi pagi pada perdagangan hari Jumat (18/10) seiring data pertumbuhan China yang dirilis hari ini lebih buruk dari perkiraan. Konflik perdagangan berkepangan dengan AS terus menekan pertumbuhan ekonomi China.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) turun 0,14 persen
Market saham China melemah saat sesi pagi. Indeks Shenzhen Component drop -0,45 persen. Indeks Shenzhen Composite down -0,37 persen. GDP China hanya tumbuh 6,0 persen (YoY), lebih rendah dari perkiraan para analis sebesar 6,1 persen.
Sengketa proteksi perdagangan China dengan AS telah membebani perekonomiannya. Pertumbuhan ekonomi China di kuartal terakhir sebesar 6,2 persen merupakan terendah dalam 27 tahun terakhir. Pemerintah China pada hari Kamis kemarin telah menekankan bahwa AS harus menghapus kebijakan tarif impor agar kedua negara mencapai kesepakatan final untuk mengatasi perang dagang.
"Tidak terkendali, konflik dagang AS - China akan menekan pertumbuhan ekonomi di bawah 6 persen mengingat secara struktural pertumbuhan terjadi secara moderat hingga 5 persen dalam 5-10 tahun ke depan," kata Vishnu Varathan, Analis pada Mizuho Bank.
Di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng juga bergerak melemah. Saham-saham properti yang menjadi bintang pada perdagangan hari Rabu, hari ini terkoreksi. Saham New World Development turun 1,07 persen. Henderson Land turun 1,68 persen. CK Asset drop 0,46 persen.
Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang menguat saat sesi perdagangan siang masih berlangsung. Sementara itu Indeks Kospi (Korsel) drop 0,20 persen.
Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia melorot -0,60 persen. Pelemahan di bursa saham Australia dimotori saham-saham banking, di antaranya National Australia Bank turun 0,76 persen. Commonwealth Bank turun 1,02 persen. ANZ turun 1,04 persen. Westpac turun 1,17 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,600 dibandingkan sesi sebelumnya di pekan ini pada posisi 98,113.
Nilai tukar yen menguat ke posisi 108,54 terhadap USD dibanding posisi sesi pekan lalu di level 108,67 yen.
Dolar Australia naik ke posisi $0,6829 dibanding sesi sebelumnya di level $0,6819.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,33% ke level 22.526 (11.30 am)
Indeks Shanghai (China) -0,59% ke posisi 2.959. (break).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,09% pada level 26.824. (break)
Indeks Straits Times (Singapura) -0,37% pada level 3.114. (11.30 am).
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
1,100
0.5 %
5 %

112

BidLot

1,682

OffLot