Bursa Siang: Saham Asia Menguat Setelah PMI China Menggeliat, IHSG Menghijau
Monday, October 02, 2023       12:19 WIB

Ipotnews - IHSG bertahan di teritori positif saat perdagangan sesi I hari Senin (2/10) berakhir. IHSG menguat 26 poin (+0,38 persen) ke level 6.966.Sektor infrastruktur paling kuat naik sebesar 1,29 persen. Sedangkan sektor energi di posisi terlemah turun 1,44 persen.
Total nilai transaksi sebesar Rp5,16 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 121,46 juta lot saham. USD/IDR +0,39% ke Rp15.520 (12.00 PM)
Indeks LQ45 ke 959/+0,69%
Indeks IDX30 ke 496/+0,64%
Indeks IDX80 ke 133/+0,53%
Indeks JII ke 563/+0,07%
Indeks Kompas100 ke 1.174/+0,54%
Indeks Sri Kehati ke 441/+0,90%
Indeks SMinfra18 ke 327/+0,38%
Top Gainer LQ45: , , , , , ,
Top Loser LQ45: . , , , , ,
Saham Teraktif: , , , , , ,
Bursa Asia
Market saham Asia menguat setelah data manufaktur dari Tiongkok bangkit kembali ke wilayah ekspansi.
Aktivitas pabrik Tiongkok pada bulan September meningkat untuk pertama kalinya sejak bulan April, menurut data resmi pada akhir pekan. PMI Tiongkok naik menjadi 50,2 pada bulan September dari 49,7, mengalahkan ekspektasi Reuters sebesar 50,0.
Sentimen terhadap produsen besar Jepang meningkat menjadi skor 9 pada kuartal ketiga, naik dari skor 5 pada tiga bulan sebelumnya, berdasarkan survei tankan bank sentral yang diawasi ketat. Angka tersebut mengalahkan perkiraan Reuters dengan skor 6. Survei tersebut juga mencerminkan bahwa perusahaan-perusahaan besar berupaya meningkatkan belanja modal sebesar 13,6% untuk tahun fiskal berjalan yang berakhir Maret 2024.
Pasar saham China, Korea Selatan dan Hong Kong tutup dalam rangka libur nasional
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,53%
Indeks Topix (Jepang) +0,38%
Indeks Taiex (Taiwan) +1,30%
Indeks ASX/S&P 200 (Australia) -0,31%
Currency
USD-JPY ke 149,74/+0,25%
USD-SGD ke 1,3689/+0,20%
AUD-USD ke 0,6407/-0,44%
USD-CNY ke 7,2980/-0,19%
USD-MYR ke 4,7070/+0,26%
Minyak
Harga minyak Brent naik 18 sen ke level $92,38 per barel pada perdagangan hari Senin (2/10). Sementara minyak WTI melaju 23 sen ke level $91,02 per barel.
Posisi harga minyak bergerak naik seiring investor fokus pada prospek suplai global yang ketat serta menit-menit akhir kesepakatan yang menghindarkan shutdown pemerintah AS. Hal ini membangkitkan risk appetite mereka.
(idx/cnbc/reuters/bloomberg/mk)

Sumber : admin