Bursa Sore: Aksi Beli Melonjak, IHSG Melaju Kuat
Tuesday, November 19, 2019       16:52 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mendaki ke zona hijau pada perdagangan sesi pagi hari Selasa (19/11). Indeks menanjak +29 poin (+0,48 persen) ke level 6.152.
Indeks LQ45 +1,20% ke 985. Indeks IDX30 +1,30% ke level 537. Indeks IDX80 +1,09% ke 139. Indeks JII +1,33% ke posisi 687. Indeks Kompas100 +0,90% ke 1.246. Indeks Sri Kehati +1,20 persen ke 388. Indeks SMInfra18 +1,06 persen ke level 320.
Saham-saham teraktif: , , , , -W, , .
Saham-saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham-saham top losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp7,24 triliun. Volume trading sebanyak 93,86 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp204,89 miliar.
Nilai tukar rupiah melemah -0,11 persen ke level Rp14.085 terhadap USD (04.00 pm).
Bursa Asia
Market saham Asia bergerak mixed pada perdagangan hari Selasa (19/11). Para investor menunggu berita yang lebih jelas apakah negosiasi perdagangan AS-China kan mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dagang. Hal ini membuat investor kehilangan motivasi.
Analis Mizuho Bank (Singapura) Vishnu Varathan seperti dikutip Reuters mengatakan ada beberapa keraguan tentang apakah kesepakatan perdagangan AS-China fase I dapat tercapai. "Kecurigaannya adalah bahwa ada lebih banyak sengkurat yang harus diperbaiki daripada yang dperkirakan sebelumnya," ujarnya.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) bangkit menguat +0,48 persen.
Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 melemah saat akhir sesi. Sementara Indeks Topix turun -0,23 persen ke level 1.696. Pelemahan bursa Jepang dibarengi oleh tekanan pada harga saham unggulan, Fanuc yang turun 1,49 persen.
Market saham China bangkit di finis perdagangan. Indeks Shenzhen Component naik 1,8 persen ke 9.889. Indeks Shenzhen Composite menguat pula 1,831 persen ke 1.646.
Pasar saham Hong Kong bangkit. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong ke zona hijau. Sedangkan di bursa saham Korsel, Indeks Kospi melemah -0,34 persen pada level 2.153.
Sementara Indeks S&P/ASX 200 (Australia) menguat sebesar 0,7 persen ke 6.814. Notulen meeting Reserve Bank of Australia (RBA) periode Nopember menunjukkan bank sentral Australia tersebut mempertahankan tingkat suku bunga acuan tetap di level 0,75 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,756 dibanding sesi sebelumnya di posisi 98,4.
Nilai tukar yen ke posisi 108,63 terhadap USD atau melaju dibanding posisi sesi kemarin di 108,8 yen.
Dolar Australia ke level $0,6798 atau melemah dibanding sesi sebelumnya di level $0,681.
Indeks Nikkei (Jepang) -0,53% ke level 23.292.
Indeks Shanghai (China) +0,85% ke posisi 2.933.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,55% pada level 27.093.
Indeks STI (Singapura) -0,66% ke level 3.236.
Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (19/11) pagi waktu setempat walaupun ada ketidakpastian dan pesimisme atas hasil negosiasi perundingan dagang AS vs China.
Indeks DAX (Jerman) +0,28% pada posisi 13.244.
Indeks FTSE (Inggris) +0,26% ke level 7.326.
Indeks CAC (Perancis) +0,15% di posisi 5.938.
Oil
Harga minyak melemah di sesi sore pada perdagangan hari Selasa (19/11) seiring kegelisahan pasar terhadap terbatasnya progres negosiasi perdagangan AS-China terkait tarif impor. Kenaikan persediaan minyak AS juga menjadi sentimen negatif.
Minyak Brent drop 26 sen ke harga USD62,18 per barel. Sedangkan minyak WTI turun 32 sen ke level USD56,73 per barel. (08:03 GMT).
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
525
-0.9 %
-5 %

3,018

BidLot

3,497

OffLot