Bursa Sore: Sentimen Negatif Mengepung, IHSG Tumbang Lagi
Tuesday, October 01, 2019       17:02 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) makin tergerus pada perdagangan hari Selasa (1/10). Indeks melemah -31 poin (-0,50 persen) ke level 6.138.
Indeks LQ45 -0,83% ke 960. Indeks IDX30 -0,86% ke level 524. Indeks IDX80 -0,77% ke 136. Indeks JII -0,89% ke posisi 679. Indeks Kompas100 -0,69% ke 1.229. Indeks Sri Kehati -0,95 persen ke 385. Indeks SMInfra18 -1,20 persen ke level 315.
IHSG bergerak negatif seiring banyaknya sentimen negatif yang mengepung. Tim Riset Indo Premier Sekuritas menilai sentimen negatif tersebut di antaranya:
-Pelemahan rupiah seiring aksi demonstrasi masa menolak RUU kontroversial.
-Deflasi bulan September sebesar 0,27 persen lebih besar dari perkiraan sebesar 0,15 persen.
-Penurunan harga komoditas seperti minyak, CPO, nikel, timah serta emas.
Saham-saham teraktif: , , , , , , .
Saham-saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham-saham top losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp6,94 triliun. Volume trading sebanyak 146,68 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp607,11 miliar.
Nilai tukar rupiah drop -0,11 persen ke level Rp14.205 terhadap USD (04.00 pm).
Bursa Asia
Market saham Asia bergerak naik pada perdagangan hari Selasa (01/10) karena para investor menaruh harapan bahwa pada kuartal IV akan terdapat kemajuan dalam penyelesaian konflik dagang antara AS vs China. Perang dagang kedua negara membayangi ekonomi global.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk market saham Jepang) naik 0,17 persen.
Penasehat bidang Perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro membantah pemberitaan bahwa pemerintah AS mempertimbangkan delisting emiten-emiten asal China di bursa saham AS. Kabar yang berkembang tersebut dinyatakan sebagai "berita palsu". Bantahan ini menjadi dalih bagi investor kembali melakukan aksi beli pada aset lebih berisiko.
"Apakah itu berita palsu atau bukan, makin sulit mengetahui dengan pasti apa yang akan dilakukan pemerintah AS," kata Takashi Hiroki, Analis Monex Securities. Menurut dia, tidak jelas bagaimana perundingan AS vs China akan maju mengingat ada garis keras terhadap China dalam pemerintahan Trump. "Tetapi jika tidak ada eskalasi lebih lanjut dalam pertemuan mendatang pasar akan lega," ujarnya.
Kalangan pasar menyatakan kesepakatan tentatif dapat dicapai pada akhir tahun ini mengingat Donald Trump akan berusaha menghindarkan ekonomi AS jatuh ke resesi di tahun pemilu.
"Tidak membuat kesepakatan dengan China dapat semakin negatif bagi Trump menjelang pemilu tahun depan," kata Tomoo Kinoshita, Analis pada Invesco Asset Management seperti dikutip Reuters.
Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 melaju positif saat finis perdagangan. Saham softbank Group rebound 1,77 persen. Indeks Topix menguat 0,96 persen ke 1.603.
Sementara itu Indeks Kospi (Korsel) naik 0,45 persen ke posisi 2.072. Saham Celltrion naik 5,79 persen. Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia bergerak menguat 0,81 persen ke level 6.742. Mayoritas indeks saham di bursa Australia menghijau.
Tidak terdapat aktivitas trading di market saham China dan Hong Kong seiring hari libur nasional. Pasar saham China akan libur selama 7 hari terhitung sejak hari Selasa merayakan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat China.
Indeks dolar AS melorot ke level 99,495 dibandingkan sesi sebelumnya pada posisi 99,479.
Nilai tukar yen melemah ke posisi 108,28 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,0 yen.
Dolar Australia melemah ke posisi $0,6705 dibanding sesi sebelumnya pada level $0,6775.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,59% ke 21.885.
Indeks Shanghai (China) libur
Indeks Hang Seng (Hong Kong) libur
Indeks Straits Times (Singapura) +0,75% pada level 3.143.
Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (1/10) pagi waktu setempat. Para pelaku pasar tetap berharap penuh kemungkinan adanya terobosan dalam negosiasi damai konflik dagang AS vs China yang akan datang.
Indeks DAX (Jerman) +0,36% ke posisi 12.472.
Indeks FTSE (Inggris) +0,02% pada level 7.409.
Indeks CAC (Perancis) +0,09% di posisi 5.682.
Oil
Harga minyak rebound saat sesi sore pada perdagangan hari Selasa (1/10) seiring produksi minyak AS dan Rusia pada kuartal ketiga mengalami penurunan meskipun pulihnya suplai dan kekhawatiran terhadap demand minyak Arab Saudi terus menjaga harga.
Minyak Brent naik 51 sen ke harga USD 59,76 per barel (04.26 GMT). Minyak WTI naik 52 sen ke harga USD 54,59 per barel.
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
510
0.0 %
0 %

369

BidLot

1,143

OffLot