Bursa Sore: Variatif Sepanjang Sesi, IHSG Terkoreksi Tipis
Friday, January 24, 2020       16:32 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mengalami tekanan pada finis perdagangan hari Jumat (24/1). IHSG teriris tipis -0,08 persen (-6 poin) ke level 6.244.
Indeks LQ45 +0,09% ke 1.025. Indeks IDX30 +0,07% ke level 560. Indeks IDX80 +0,06% ke 143. Indeks JII -0,08% ke posisi 686. Indeks Kompas100 -0,01% ke 1.279. Indeks Sri Kehati -0,12 persen ke 404. Indeks SMInfra18 +0,08 persen ke level 317.
IHSG finis melemah tipis. Gerak IHSG mengikuti pergerakan pasar saham regional yang sedikit terhambat seiring sentimen penyebaran virus jenis baru Corona di China.
Saham-saham teraktif: , , , , ,TCPI, .
Saham-saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham-saham top losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp2,91 triliun. Volume trading sebanyak 28,51 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp98,35 miliar.
Nilai tukar rupiah menguat +0,44 persen ke level Rp13.565 terhadap USD (04.00 PM).
Bursa Asia
Pasar saham Asia naik tipis pada perdagangan hari Jumat (24/1) seiring jumlah kasus virus Corona di China naik menjadi 800 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 25 orang.
Market sedikit stabil karena para investor agak terhibur oleh pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa wabah virus Corona belum menjadi keadaan darurat global.
"Kekhawatiran penularan virus Corona telah menyebabkan pasar domestik China dan global secara umum menjadi gelisah," kata Venkateswaran Lavanya, Analis pada Mizuho Bank seperti dikutip CNBC . Tetapi menurut dia kepanikan tersebut prematur karena dampak yang berkembang masih harus dilihat.
Bursa saham Hong Kong pulih dari pelemahan tajam yang terjadi pada perdagangan kemarin. Sedangkan di pasar saham Tokyo, Indeks Nikkei 225 berujung di zona penguatan. Sementara Indeks Topix flat di finis pada level 1.730.
Namun Indeks S&P/ASX200 di bursa saham Australia bergerak menguat. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,13 persen.
Pergerakan indeks saham Asia dalam pantauan para investor yang terus mencermati situasi penyebaran cepat virus Corona yang didiagnosa pertama kali kurang dari 1 bulan lalu. Kasus terkena virus Corona di China telah mencapai 830, demikian menurut laporan sebuah media China seperti dikutip CNBC .
Adapun bursa utama Asia seperti China dan Korea Selatan libur perdagangan menjelang tahun baru Imlek pada Sabtu esok.
Indeks Bursa Asia

Nilai Tukar Asia Pasifik

Bursa Eropa
Market saham Eropa bergerak positif saat menit-menit awal pada perdagangan hari Jumat (24/1) pagi waktu setempat. Pasar Eropa merespon demikian setelah organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan Corona virus yang mematikan di China belum merupakan keadaan darurat global.
Indeks DAX (Jerman) +0,98% pada posisi 13.519.
Indeks FTSE (Inggris) +0,84% ke level 7.570.
Indeks CAC (Perancis) +0,88% di posisi 6.024.
Oil
Harga minyak berubah menguat pada perdagangan hari Jumat (24/1) di sesi sore menyusul susutnya stok minyak di AS tetapi melemah signifikan secara mingguan di tengah kekhawatiran terhadap virus Corona, suatu virus jenis baru di China. Virus tersebut telah menelan korban meninggal 25 orang di China sehingga sejauh ini akan meluas, menekan sektor pariwisata, kelesuan demand BBM dan prospek ekonomi.
Minyak Brent naik 31 sen ke harga USD62,35 per barel (07.41 GMT). Sedangkan minyak WTI naik 27 sen ke level USD55,86 per barel.
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
4,370
0.2 %
10 %

1,019

BidLot

8,133

OffLot