Dana Kelolaan ETF di BEI Tercatat Rp14,23 Triliun, IPIM Rebut Porsi 46,91 Persen
Thursday, October 22, 2020       15:48 WIB

Ipotnews - Per akhir Agustus 2020, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerima pencatatan ETF sebanyak 45 produk dengan total dana kelolaan mencapai Rp14,23 triliun. Sebagian besar dana tersebut merupakan dana kelolaan PT Indo Premier Investment Management ( IPIM ), yakni sebesar 46,91 persen dengan 13 produk.
"Tren pengelolaan dana secara pasif di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat. Total dana kelolaan pasif di Indonesia pada Desember 2014 senilai Rp1,49 triliun dan mencapai puncaknya pada Desember 2019 sebesar Rp14,51 triliun. Sebagian besar didominasi oleh produk ETF (9,19 persen)," Direktur IPIM , Noviono Darmosusilo di Jakarta, Kamis (22/10).
Dia menyebutkan, pada akhir September 2020, total dana kelolaan pasif mencapai Rp13,06 triliun, dengan porsi produk ETF mencapai 10,16 persen. Noviono menyebutkan, jumlah ETF di Indonesia sebanyak 45 produk merupakan yang terbanyak di lingkup ASEAN. ETF yang tercatat di Singapore Exchange sebanyak 27 produk, Bursa Kuala Lumpur 20 produk, dan Stock Exchange of Thailand sebanyak 16 produk.
Noviono menyampaikan, selama enam tahun terakhir atau periode 2013-1019, CAGR AUM sebesar 39 persen, sedangkan di industri pengelolaan reksa dana hanya 19 persen per tahun. "Dari 45 ETF yang listed di BEI, sebanyak 13 ETF di antaranya dikelola oleh IPIM dengan porsi dana pengelolaan mencapai 46,91 persen," ujarnya.
Dia menjelaskan, porsi sebesar 46,91 persen tersebut didasari oleh perhitungan yang memasukkan equity dan obligasi sebagai underlying dari produk ETF. "Tetapi, kalau kita berbicara untuk underlying equity, maka saat ini kami masih memegang pasar, dengan total porsi mencapai 65 persen," kata Noviono.(Budi)

Sumber : admin