ETF Insight: Premier MSCI Indonesia Large Cap
Wednesday, November 25, 2020       09:45 WIB

Selama 5 tahun terakhir, Indeks MSCI Indonesia Large Cap memiliki kinerja unggul mencapai 33.05%, diatas kinerja indeks MSCI Indonesia (18.53%) dan IHSG (22.69%). Performa tersebut terus berlanjut selama bulan November 2020 ini, seiring dengan kembalinya aliran dana asing ke Bursa Efek Indonesia pasca pemilihan umum Amerika Serikat.
Lebih dari 80% dari jumlah dana tersebut masuk ke saham-saham  large cap 
Sebanyak 12 saham konstituen MSCI Indonesia Large Cap, merupakan saham-saham dengan kapitalisasi terbesar dan likuiditas yang terbaik di Bursa Efek Infonesia. Aksi beli investor asing ke saham-saham MSCI Indonesia Large Cap mendominasi aliran dana asing yang masuk ke Bursa Efek Indonesia. Sepanjang November ini, total Rp.6.5 Triliun aliran dana asing masuk ke saham-saham berkapitalisasi besar dalam indeks-indeks MSCI . Sekitar 97.41% diantaranya, atau sebesar Rp.6.3 Triliun, masuk ke saham-saham Indeks MSCI Indonesia Large Cap. Hal ini mendorong kinerja indeks ini lebih tinggi. Angka  n  ett foreign inflow  MSCI Indonesia Large Cap bahkan melebihi  nett foreign inflow  IHSG , yang hanya mencapai Rp 5.85 Triliun.
Pilihan investasi
Guna memperoleh potensi imbal hasil unggul dari Indeks MSCI Indonesia Large Cap, saat ini IPIM mengelola Reksadana Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap (). Dengan pengelolaan portfolio pasif  indexing  dan  full replication  ke saham-saham indeks MSCI Indonesia Large Cap mampu menghasilkan  tracking error  minimum YTD 0.07% dan kinerja konsisten  month to date  November (12.6%) unggul di atas IHSG (8.64%) dan Indeks  broadbase  lain seperti IDX30 (12.34%) dan LQ-45 (11.94%) menjadikan Reksadana Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap () sebagai pilihan investasi utama investor saat ini.
*) Data per 20 November 2020
(Indo Premier Investment Management)

Sumber : IPIM
269
0.0 %
0 %

1,000

BidLot

764

OffLot