Ekuitas Eropa Merah di Tengah Kekhawatiran Seputar Negosiasi AS-China
Wednesday, November 20, 2019       03:26 WIB

Ipotnews - Pasar ekuitas Eropa berakhir di zona merah, Selasa, di tengah ketidakpastian dan pesimisme seputar hasil perundingan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.
Pan-Eropa Stoxx 600 ditutup melemah 0,12% atau 0,49 poin menjadi 405,50, setelah di awal sesi mencapai tertinggi sejak Mei 2015, demikian laporan   CNBC  , Selasa (19/11) atau Rabu (20/11) dini hari WIB. Saham  travel and leisure  menguat 0,6% untuk memimpin kenaikan, dengan sebagian besar sektor jatuh di bawah garis datar.
Di pasar regional utama, Indeks FTSE 100 naik tipis 0,22% atau 16,10 poin menjadi 7.323,80, DAX Jerman bertambah 12,14 poin atau 0,11% menjadi 13.221,12, dan CAC Prancis menyusut 0,35% (20,74 poin) menjadi 5.909,05.
Status perundingan perdagangan antara negara adidaya ekonomi, China dan AS, tetap menjadi fokus bagi investor global. Beijing pesimistis tentang kesepakatan perdagangan itu, kata satu sumber pemerintah kepada   CNBC  , Senin. China prihatin setelah Presiden Donald Trump mengatakan tidak akan ada pengembalian tarif, yang menurut Beijing pada prinsipnya telah disetujui kedua pihak.
Dengan tidak adanya kejutan baru atau kesuraman lebih lanjut di sekitar perekonomian global, investor tampaknya mengabaikan kecurigaan skeptisisme China selama sesi perdagangan Selasa.
Fokus di Inggris tetap pada kampanye politik. Kubu oposisi Inggris, Partai Buruh, Selasa, membidik para miliarder, menjanjikan redistribusi kekayaan secara radikal. Pemimpin partai itu, Jeremy Corbyn, dijadwalkan berhadapan langsung dengan Perdana Menteri Boris Johnson dalam debat pertama di televisi, Selasa malam waktu London.
Pergerakan Saham
Operator satelit SES anjlok 22% setelah Chairman Komisi Komunikasi Federal AS mendukung lelang publik untuk membebaskan spektrum untuk C-band bagi 5G, menurut  Reuters .
Perusahaan teknologi Inggris, Halma, melihat sahamnya melambung 8,7% setelah melaporkan hasil sementara, sementara Homeserve menambahkan 4% setelah membukukan kenaikan laba semester pertama.
Saham Easyjet melesat 3,6% setelah maskapai itu melaporkan hasil tahunan di bagian atas pedomannya.

Sumber : Admin