Emas Berkilau...Terangkat Ketidakpastian Kesepakatan Dagang
Friday, November 08, 2019       16:22 WIB

Ipotnews - Harga emas bergerak lebih tinggi, Jumat, karena ketidakpastian seputar kesepakatan perdagangan AS-China mengurangi selera risiko ( risk appetite ) investor, tetapi logam kuning itu di jalur untuk membukukan penurunan mingguan terbesar dalam dua setengah tahun.
Harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.472,08 per ounce pada pukul 15.04 WIB, tetapi bersiap untuk penurunan mingguan terbesar sekitar 3% sejak Mei 2017, demikian laporan  Reuters , di Bengaluru, Jumat (8/11). Pada sesi sebelumnya, harga emas spot anjlok 2% ke level terendah dalam lebih dari sebulan.
Emas berjangka Amerika Serikat menguat 0,4% menjadi USD1.472,1 per ounce.
Saham Asia berbalik dari tingkat tertinggi enam bulan karena sinyal yang bertentangan dari China dan Amerika Serikat tentang kemajuan yang dibuat dalam perundingan perdagangan menyusutkan harapan pasar untuk "gencatan" jangka pendek guna mengakhiri perang tarif yang sudah berjalan selama lebuh dari satu tahun.
"Saya pikir pasar tidak akan bisa diyakinkan sampai ada tinta di atas kertas (perjanjian ditandatangani)," kata Ilya Spivak, analis DailyFx.
"Pasar memiliki banyak pertanyaan, dan itulah sebabnya...meski ada aksi jual, emas tidak menembus di bawah posisi terendah pada Agustus."
Perjanjian antara Amerika Serikat dan China untuk menurunkan tarif yang ada sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan 'fase pertama' menghadapi pertentangan internal yang sengit di Gedung Putih, dan juga dari penasihat di luar, menurut beberapa sumber yang akrab dengan perundingan tersebut.
"Pasar terlalu sensitif terhadap semua informasi yang datang; tempat (untuk penandatanganan kesepakatan) belum diputuskan, secara internal pemerintah AS mengalami beberapa masalah dengan pencabutan tarif ini," kata Jigar Trivedi, analis Anand Rathi Shares & Stock Brokers yang berbasis di Mumbai.
Namun, dia menambahkan "Untuk saat ini, tren akan berlanjut di sisi lebih rendah saja."
Harga emas melonjak lebih dari 14% sepanjang tahun ini, terutama karena perang perdagangan yang berlarut-larut yang memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Mencerminkan sentimen, kepemilikan ETF emas terbesar di dunia, SPDR Gold Trust, turun 0,16% pada sesi Kamis.
Logam lainnya, perak turun 0,1% menjadi USD17,09 per ounce, dan ditetapkan untuk penyusutan sekitar 6% minggu ini, pelemahan tertajam sejak Juli 2017.
Platinum berkurang 0,2% menjadi USD907,07 per ounce, siap untuk penurunan lebih dari 4% pekan ini. Palladium kehilangan 0,1% menjadi USD1.799,47 per ounce, dan berada di jalur menuju pekan terburuk dalam lima minggu. (ef)

Sumber : Admin

berita terbaru
Saturday, Jul 04, 2020 - 15:08 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of AKKU
Saturday, Jul 04, 2020 - 15:03 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of IATA
Saturday, Jul 04, 2020 - 14:58 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of CTTH
Saturday, Jul 04, 2020 - 14:52 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of BCIP
Saturday, Jul 04, 2020 - 14:47 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of LAND
Saturday, Jul 04, 2020 - 14:42 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of LMAS
Saturday, Jul 04, 2020 - 14:37 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of LRNA