Harga Emas Bersinar Seiring Harapan Pada Stimulus Fiskal USA Bangkit Lagi
Saturday, November 21, 2020       08:36 WIB

Ipotnews - Posisi harga logam mulai menguat pada perdagangan akhir pekan ini. Penguatan harga emas terjadi setelah Menkeu USA Steve Mnuchin mengisyaratkan bahwa negosiasi tentang stimulus fiskal akan terus berlanjut. Pada gilirannya, hal ini meningkatkan daya tarik logam sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
Harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD 1.872,95 per ounce. Tetapi harga turun 0,8% secara mingguan pada pekan ini. Sedangkan harga emas di pasar berjangka AS ditutup naik 0,7% menjadi USD 1.872.40.
Mnuchin mengatakan dia dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows akan berbicara pada hari Jumat dengan para pemimpin Kongres dari Republik tentang negosiasi dengan Kongres terkait dukungan ekonomi yang lebih banyak.
"Pemikiran negosiasi stimulus ke depan sekali lagi telah menopang harga emas karena kami menyadari likuiditas bank sentral dan langkah-langkah stimulus fiskal terus menjadi kekuatan pendorong pasar ini," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.
Emas batangan telah merosot sekitar 5% sejak laporan positif tentang vaksin COVID-19 buatan Pfizer dan Moderna dalam 12 hari terakhir. Emas terutama diuntungkan tahun ini karena kerusakan ekonomi akibat pandemi dan stimulus global yang dihasilkan.
Tetapi emas akan tetap didukung karena "vaksin akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk didistribusikan dengan cukup baik agar efektif dan pemerintah AS akan terus mengalami kebuntuan," kata Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group.
Investor menarik USD 4 miliar dari emas, arus keluar terbesar yang pernah ada, di tengah serbuan aset berisiko pekan lalu, kata BofA pada hari Jumat.
"Sementara latar belakang makro tetap mendukung, risiko penurunan utama berasal dari permintaan fisik dan kepemilikan ETP (produk yang diperdagangkan di bursa)," kata analis Standard Chartered Suki Cooper dalam sebuah catatan.
"Pembeli tampaknya masih melihat penurunan harga di bawah $ 1.860 / oz sebagai level masuk yang menarik, dan harga telah bertahan dengan baik mengingat besarnya arus keluar ETP."
Harga Perak naik 0,7% menjadi USD 24,26 per ounce. Platinum turun 0,7% ke leve USD 944,99. Sementara paladium turun 0,2% menjadi USd 2.321.49.
(cnbc/reuters)

Sumber : admin