IHSG Diprediksi Mixed Cenderung Turun, Buy MAPA, KEEN, BNII dan BMRI
Friday, August 25, 2023       07:48 WIB

Ipotnews - Pada perdagangan akhir pekan ini, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diperkirakan berlanjut melemah, setelah kemarin terkoreksi 0,32 persen ke posisi 6.899.
Pelemahan IHSG dibayangi penurunan harga 308 saham, sementara itu hanya 219 saham yang menguat dan terdapat 215 saham tidak mengalami perubahan. Nilai transaksi perdagangan kemarin tercatat Rp9,06 triliun atau menurun dibanding sehari sebelumnya yang mencapai Rp10,26 triliun.
Berdasarkan analisis organisasi research and trading saham, WH Project, pada perdagangan kemarin IHSG hanya mampu bergerak dalam satu range atau gagal uptrend dan tidak mengalami downtrend.
"Pergerakan IHSG masih belum berubah di atas trend line, walaupun sudah cukup bagus dengan beberapa kali berhasil menembus level 6.900," ujar analis WH Project, William Hartanto, dalam riset harian untuk perdagangan Jumat (25/8).
Dia menyebut, sektor penekan IHSG pada perdagangan kemarin bersumber dari sektor teknologi, pertambangan dan industri. Sedangkan, sejumlah saham yang terkait EBT dan bursa karbon sedang mendapat perhatian khusus dari pelaku pasar.
"Walaupun IHSG tampak sideways, namun bukan berarti saham big caps menjadi tidak menarik. Misalnya, BMRI masih melanjutkan penguatan pada perdagangan kemarin. Dengan kondisi ini, kami mengetahui bahwa peluang mengoleksi saham big caps masih ada dan tren saham-saham ini bisa saja bergerak di luar IHSG ," papar William.
Dia menilai, penurunan nilai transaksi di saat IHSG melemah menandakan bahwa indikasi terjadinya jenuh beli belum terlihat. Secara teknikal, lanjut William, indikator MACD memperlihatkan potensi IHSG untuk mengakhiri tren sideways untuk menuju pola uptrend, meski tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
"Hari ini kami memproyeksikan IHSG bergerak mixed dalam kecenderungan melemah, dengan range pergerakan di level 6.784-6.925," ujar William.
Untuk perdagangan hari ini, WH Project merekomendasikan pelaku pasar agar mengakumulasi pembelian pada saham MAPA , KEEN , BNII dan BMRI . (Budi/ef)

Sumber : Admin