IHSG Masih Dihantui Aksi Profit Taking, Enam Saham Dijagokan
Thursday, June 13, 2019       06:12 WIB

Ipotnews - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam tekanan aksi  profit taking  (ambil untung), setelah kemarin berbalik melemah sebesar 0,47 persen ke level 6.276.
Menurut analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, secara teknikal, laju IHSG bergerak mengkonfirmasi pola  pulled back  pergerakan rata-rata 50 hari (Moving Average 50 Day/MA-50) dengan percobaan melemah untuk menguji penutupan  gap  hingga level support 6.200.
"Aksi ambil untung terlihat dengan fase distribusi yang cukup kuat. Target penutupan  gap  berada di level support 6.200 dan berpeluang tertutup dalam waktu dekat," kata Lanjar, di Jakarta, Kamis (13/6).
Dia menyebutkan, indikator stochastic  dead-cross  dan mencoba keluar dari area jenuh beli ( overbought ) dengan pergerakan  bearish  menuju wilayah jenuh jual ( oversold ). Momentum distribusi jangka pendek mulai terlihat, akibat adanya  bearish reversal  pada indikator RSI.
"Sehingga, kami memproyeksikan IHSG masih akan tertekan, yang dihantui aksi ambil untung dengan potensi menutup  gap  pada support-resisten 6.200-6.300," ujar Lanjar.
Dengan demikian, jelas dia, adanya potensi pelemahan lanjutan pada laju IHSG hari ini bisa disikapi pelaku pasar dengan mengakumulasi enam saham berikut:
1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk ()
2. PT Malindo Feedmill Tbk ()
3. PT AKR Corporindo Tbk ()
4. PT Surya Esa Perkasa Tbk ()
5. PT Perusahaan Gas Negara Tbk ()
6. PT Lippo Cikarang Tbk (). (Budi/ef)

Sumber : Admin
278
-0.7 %
-2 %

594

BidLot

2,201

OffLot