IPOL Incar Penjualan Tumbuh Hingga 10 Persen Tahun Ini
Wednesday, May 15, 2019       19:12 WIB

Ipotnews - Di tengah isu plastik kemasan yang harus ramah lingkungan (go green), PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (), terus berusaha menggenjot kinerja.
Emiten kemasan plastik paling fleksibel di Indonesia yang sekaligus telah mengkampanyekan penggunaan produk ramah lingkungan itu, tahun ini mengincar laba bersih sebesar US$5 juta naik 3,09% dibandingkan dengan laba bersih tahun sebelumnya sebesar US$4,85 juta.
Menurut Wakil Presiden Direktur IPOl, Jeffrey Halim, perseroan berusaha meraih laba pada tahun ini melalui pengembangan produk-produk kemasan fleksibel yang memiliki margin baik. Adapun, penjualan ditarget tumbuh 5%-10% secara tahunan menjadi US$222,15 juta - US$232,73 juta.
Untuk target penjualan, PT Indofood CBP Suskes Makmur Tbk menjadi salah satu konsumen dengan kontribusi 20,73% terhadap penjualan pada kuartal I/2019 sebesar US$51,62 juta.
memiliki total kapasitas produksi sebesar 100.000 ton per tahun. Kapasitas produksi ini tersebar di pabrik Purwakarta Jawa Barat sebesar 65.000 ton, pabrik di Suzhou Jiangsu dan Kunming Yunnan China masing-masing sebesar 25.000 ton dan 10.000 ton.
Jeffrey juga menjelaskan, perseroan belum berencana menambah ekspansi pabrik pada tahun ini. Tapi, perseroan telah mengalokasikan belanja modal sebesar US$1,5 juta untuk perawatan mesin-mesin.
"[Rencana] pabrik di AS dan rencana penambahan line di China dan Indonesia masih feasibility study," jelas Jefry seperti dikutip kontan.co.id, dalam paparan publik pada Rabu (15/5) sambil menambahkan saat ini perseroan tengah melakukan uji coba kemasan fleksibel biodegradable sejalan dengan kampanye ramah lingkungan. Uji coba ini dilakukan terhadap perusahaan makanan dan rokok di Indonesia.
"Ini [isu go green] peluang yang bagus bagi perseroan karena kami sudah mengembangkan produk biodegradable sejak 5 tahun lalu. Kami sudah jual ekspor ke 3-4 negara. Beberapa food company sudah coba produk ini," papar Jeffrey. (winardi)

Sumber : Admin
102
2.0 %
2 %

50

BidLot

829

OffLot