Indeks Dolar AS Turun dan Gagal Menguji Level Puncak 94,00 di Bel Pembukaan Eropa
Friday, October 16, 2020       15:24 WIB

Ipotnews - Greenback, ketika dilacak oleh Indeks Dolar AS (DXY), diperdagangkan sedikit ke wilayah negatif setelah gagal menguji penghalang 94,00 di awal sesi pada hari Jumat (16/10).
Indeks tersendat di dekat angka 94,00 di awal jam perdagangan Asia dan memicu sentakan ringan sementara pasar global terus mencari arah yang lebih jelas setelah bel pembukaan di Eropa.
Sementara itu, politik AS tetap menjadi pusat perhatian dengan kurang dari 20 hari menjelang pemilihan presiden dan dengan kebuntuan seputar stimulus lebih lanjut masih belum terselesaikan. Selain itu, wabah virus korona yang tak kunjung henti mengancam pemulihan global dan menempatkan aset berisiko di bawah tekanan ekstra.
Untuk sesi selanjutnya di ruang data AS, rilis data Penjualan Ritel untuk bulan September akan menjadi pusat perhatian bersama dengan Produksi Industri / Manufaktur, Pemanfaatan Kapasitas, Arus TIC, dan pengukur awal dari Sentimen Konsumen. Selain itu, Presiden Fed New York J Williams (sentris) dijadwalkan untuk berbicara.
Sejauh ini indeks tetap didukung oleh area 93,00 dengan latar belakang tren selera risiko yang silih berganti. Namun, upaya bullish sesekali dipandang sebagai sementara, karena sentimen yang mendasari terhadap greenback tetap berhati-hati untuk hingga bearish. Pandangan ini diperkuat oleh sikap "lebih rendah untuk lebih lama" terkait suku bunga dari Federal Reserve, harapan pemulihan yang kuat dalam ekonomi global, posisi negatif dalam komunitas spekulatif, dan meningkatnya taruhan akan kemenangan "gelombang biru" (Demokrat) pada pemilihan November. Perkembangan seputar paket stimulus AS lainnya juga berkolaborasi dengan sikap waspada di sekitar dolar AS.
Level Relevan Indeks Dolar AS
Saat ini, indeks kehilangan 0,03% di 93,75 dan menghadapi perselisihan langsung di 93,01 (terendah bulanan pada 12 Oktober) diikuti oleh 92,70 (terendah mingguan pada 10 September) dan kemudian 91,92 (Fibo 23,6% dari penurunan 2017-2018). Di sisi lain, penembusan di atas 94,20 (retracement Fibo 38,2% dari penurunan 2017-2018) akan mengarah ke 94,74 (tertinggi bulanan pada 25 September) dan akhirnya 96,03 (Fibo 50% dari penurunan 2017-2018).(fxstreet.com)

Sumber : admin

berita terbaru
Monday, Oct 19, 2020 - 18:02 WIB
ARNA Yakin Kinerja Tahun Ini Dipastikan Moncer
Monday, Oct 19, 2020 - 17:05 WIB
Garap Proyek Blok Rokan, PGAS Gandeng KRAS
Monday, Oct 19, 2020 - 16:50 WIB
Target Price UNTR
Monday, Oct 19, 2020 - 16:50 WIB
Target Price TOWR
Monday, Oct 19, 2020 - 16:49 WIB
Target Price ADRO
Monday, Oct 19, 2020 - 16:49 WIB
Target Price PTBA