Izin Ekspor Satu Produsen Nikel Dicabut, Meski Positif Namun Saham INCO Tetap "Hold"
Wednesday, June 12, 2019       11:08 WIB

Ipotnews - Pemerintah mencabut izin ekspor satu produsen bijih bauksit dan menunda sementara izin ekspor empat produsen bijih nikel dan satu produsen bauksit. Hal ini menjadi katalis positif bagi harga nikel.
"Ini akan memangkas suplai bijih nikel Indonesia ke pasar global dan kemungkinan positif untuk harga nikel," papar Tim Analis Indo Premier Sekuritas, Rabu (12/6).
Kementerian ESDM mewajibkan eksportir bijih memenuhi target pembangunan smelter 20-30% tahun ini. Produsen yang gagal memenuhi akan ditunda atau dicabut izin ekspornya.
Saat ini, harga nikel sementara naik seiring banjir yang melanda kawasan Sulawesi Tengah yang potensial mengganggu produksi dari raksasa nikel, Tsingshan Group, yang beroperasi di sana.
"Pada tahapan ini kami tetap mempertahankan rating tahan (hold) untuk saham PT Vale Indonesia ()," tandas Tim Analis.

Sumber : admin
3,340
-2.9 %
-100 %

3,486

BidLot

210

OffLot