Jelang Libur Panjang, Ini Barisan ETF Pilihan...
Monday, October 26, 2020       09:23 WIB

Ipotnews - Di perdagangan pekan yang singkat, Senin (26/10), sejumlah ETF direkomendasikan seiring dengan pengaruh laporan keuangan emiten kuartal III (3Q20) dan perkiraan bahwa sektor perbankan dan otomotif akan menjadi sorotan menjelang libur panjang.
"Walaupun minggu ini termasuk singkat, kami perkirakan pergerakan IHSG masih dipengaruhi oleh laporan keuangan 3Q20. Sektor perbankan, dan otomotif masih menjadi perhatian utama investor saat ini. Kinerja keuangan diprediksi membaik secara kuartal. Kami tetap selektif dan memilih broadbased ETF sebagai pilihan seperti /XIIT (IDX30) juga R-LQ45X, dan (LQ45). Kami juga melihat pergerakan sektor perbankan. Dua ETF yang memiliki posisi overweight di sektor perbankan adalah (SriKehati) dan ( MSCI Indo Large Cap)," papar ETF Desk Indo Premier Sekuritas dalam ETF Morning Notes-nya pagi ini.
Sebelumnya, pergerakan Bursa Wall Street pada Jumat pekan lalu masih ditutup bervariasi seiring masih berlanjutnya negoisasi stimulus fiskal lanjutan antara Demokrat dan Republik. Katalis juga muncul dari laporan keuangan kinerja emiten di kuartal tiga. Dengan bursa Hong Kong libur, bursa Asia yang lain pagi ini dibuka bervariasi dengan penghalang perkembangan kasus positif Covid-19 dan pergerakan harga minyak, di mana Brent tercatat di USD41.20/barrel (-1.35%) dan US Crude di USD39.26%/barrell (-1.48%). " IHSG kami prediksi bergerak bervariasi namun berpotensi menguat akibat pengumuman dan ekspektasi laporan keuangan di 3Q20 walaupun sebagian harga komoditas terkoresi dan berpeluang menjadi sentimen negatif pasar secara umum."
PEN: Realisasi insentif pajak dalam PEN masih rendah. Per 10M20, realisasi baru mencapai 24,5% dari total anggaran sejumlah Rp120tn (+1,61% mom).
Banking: OJK mencatat per Agustus 2020, aset perbankan masih meningkat +8.03% yoy. Pertumbuhan mayoritas ditopang oleh BUKU IV yang naik 14% sementara BUKU I justru menurun 29.31%.
Dividen: Tiga emiten (, , ) berencana membagi dividen interim pada awal Nov20. menjanjikan yield paling besar yakni > 10%. Sedangkan di kisaran 1,5% dan 0,78%.
: Berencana melakukan right issue untuk akuisisi Elang Medika Corpora (EMC) yang dimiliki oleh . Nilai transaksi sebesar Rp1.25tn. EMC memiliki kepemilikan tidak langsung di Sentul dan Tangerang.
Covid-19 Update: Indonesia, Positif: 379,712 Kasus; Sembuh: 313,764 Kasus; Meninggal: 13,299 Kasus.*Data per 25/10/20

Sumber : admin
208
8.9 %
17 %

5,301

BidLot

20,710

OffLot