Kilas Emiten: BKSL, TINS, KAEF, dan LRNA
Tuesday, August 13, 2019       09:26 WIB

Ipotnews - Kilas emiten berikut layak diperhatikan untuk memperkaya referensi transaksi saham hari ini, Selasa (13/8):
1. PT Sentul City Tbk () telah menyediakan lahan seluas 200 ha untuk mengembangkan smart city berbasis teknologi dengan menggunakan industri 5.0. Manajemen mengungkapkan bahwa perseroan telah melakukan pembicaraan dengan investor dari Singapura dan tengah menyiapkan infrastruktur dengan menggandeng Telkom, untuk mengubah seluruh jaringan konvensional menjadi fiber optik. Adapun konsep smart city berbasis teknologi yang ditawarkan oleh Sentul City tidak hanya sebagai smart living, namun konsep yang diusung akan meniru Silicon Valley. Manajemen mengungkapkan bahwa perseroan akan menyiapkan kantor perusahaa-perusahaan besar, baik domestik dan internasional dengan tenaga robotik. Perseroan juga berharap Silicon Valley yang berada di Sentul City bisa mengumpulkan perusahaan-perusahaan multinasional dan memiliki kantor di lokasi perseroan.
2. PT Timah Tbk () mengeluarkan dana Rp97,40 miliar untuk kegiatan eksplorasi yang berlangsung pada Juli 2019. Selain untuk kegiatan eksplorasi, perseroan juga mengucurkan dana untuk biaya investasi Rp785,00 juta. Selanjutnya, pada Juli 2019, kegiatan eksplorasi di darat meliputi geogmagnet, core logging, percontohan core, pengukuran grid bor, dan pemboran timah primer di pulau Bangka dan Belitung dengan total meter bor sebanyak 3.382 meter. mengungkapkan rencana eksplorasi pada Agustus 2019 yakni melakukan evaluasi dan melanjutkan kegiatan bulan sebelumnya. Sebelumnya, manajemen menjelaskan bahwa volume penjualan refined tin perseroan mencapai 31.000 ton pada semester I/2019. Pencapaian tersebut tumbuh 144% dari 12.700 ton periode yang sama tahun lalu.
3. PT Kimia Farma (Persero) Tbk () mengumumkan rencana penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 1,57 miliar saham. Adapun saham baru tersebut merupakan saham Seri B yang memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak dividen dengan saham yang telah disetor penuh lainnya. Perseroan akan menggunakan dana hasil PMHMETD untuk modal kerja dan pengembangan usaha perseroan dan entitas anak. Perseroan akan memperoleh dana kas untuk modal kerja yang dapat digunakan untuk membiayai pengembangan kegiatan usaha dan kegiatan entitas perseroan dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku.
4. PT Eka Sari Lorena Transport Tbk () akan menambah armada pada semester II/2019. Strategi tersebut guna memaksimalkan bisnis angkutan bandar udara milik perseroan. Perseroan menjelaskan bahwa pada tahun ini, perseroan menggelontorkan anggaran belanja modal senilai Rp10 miliar hingga Rp12 miliar. Sebagian dari dana tersebut digunakan untuk menambah armada angkutan bandara. Adapun, program angkutan umum dengan trayek pendek yang dimasuki perseroan di antaranya adalah Transjabodetabek, Jakarta Residence Connexion, dan Jakarta Airport Connexion. Program tersebut menjadi salah satu kontributor yang menekan kerugian yang dialami perseroan pada tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan keuangan perseroan pada semester I/2019, mencatatkan pertumbuhan pendapatan 25,75 persen menjadi Rp60,75 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp48,31 miliar. Sementara itu, perseroan berhasil mencetak laba senilai Rp386,9 juta dari rugi Rp18,86 miliar.

Sumber : admin
805
-1.8 %
-15 %

18,910

BidLot

2,160

OffLot