Kilas Emiten: GLOB, TRIO, BRNA, dan MNCN
Monday, June 24, 2019       09:00 WIB

Ipotnews - Kilas emiten berikut layak diperhatikan untuk menambah referensi perdagangan saham awal pekan ini, Senin (24/6):
1. PT Global Teleshop Tbk () mendapat restu dari pemegang saham untuk menambah jaminan utang berupa saham anak usaha kepada . Adapun saham tiga anak usaha yang ditawarkan dengan total nominal Rp 21,97 miliar. Adapun berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2019, perseroan memiliki utang kepada senilai Rp 594,2 miliar. Hutang tersebut dicairkan sejak 11 Mei 2011 berupa kredit modal kerja revolving I dan II dengan masa jatuh tempo hingga 2025. Perseroan juga sudah menjaminkan piutang usaha dengan nilai objek jaminan maksimal Rp 10 miliar dan persediaan barang alias inventori sebesar Rp 534 miliar untuk fasilitas kredit.
2. PT Trikomsel Oke Tbk () sedang bernegosiasi ulang dengan perbankan untuk pembayaran hutang pasca homologasi Penundaan Kewajiban Pembayara Utang ( PKPU ). Negosiasi ulang itu diajukan pada 23 Januari 2019, namun hingga saat ini belum memperoleh persetujuan. Adapun sebelumnya mengharuskan adanya pembayaran wajib angsuran pokok bagi para kreditur separatis (perbankan) mulai 1 Januari 2018. Berdasarkan laporan keuangan di 2018, perusahaan memiliki hutang kepada tujuh bank senilai Rp 3,11 triliun. Manajemen juga menyebutkan bahwa perseroan mengalami kekurangan arus kas untuk aktivitas operasinya. juga memiliki pokok pinjaman dan bunga pinjaman yang telah jatuh tempo pada 31 Desember 2018 sebesar Rp 83 miliar dan Rp 4,5 miliar. Sebagai informasi saja, di tahun 2018 membukukan rugi komprehensif sebesar Rp 16,7 miliar serta efisiensi ekuitas sebesar Rp 3,58 miliar dan liabilitas lancar konsolidasian melebihi aset lancar konsolidasian sebesar Rp 700,9 miliar.
3. PT Berlina Tbk () menyiapkan belanja modal sekitar Rp120 miliar untuk membiayai 3 proyek besar pada 2019. Manajemen mengatakan bahwa perseroan mengincar penjualan tumbuh 10% menjadi Rp1,45 triliun pada 2019, dari 2018 sebesar Rp1,32 triliun. Penambahan 3 proyek besar tersebut juga diyakini dapat mendorong bottom line perseroan menjadi positif pada tahun ini. Sebagai informasi, perseroan membukukan rugi bersih pada 2017 sebesar Rp172,43 miliar. Rugi bersih berlanjut pada 2018 sebesar Rp33,63 miliar. Adapun kerugian pada 2017 merupakan imbas dari kebakaran pabrik perseroan di Cikarang Jawa Barat pada Mei 2017. Sementara itu hingga Mei 2019, perseroan mengantongi penjualan Rp549 miliar, lebih rendah 5,18% dari periode yang sama 2018 sebesar Rp579 miliar. Realisasi tersebut mencapai 37,86% terhadap target penjualan tahunan.
4. PT Media Nusantara Citra Tbk () akan menggelar aksi private placement dengan menerbitkan lebih dari 1,14 miliar lembar saham atau sebanyak-banyaknya 8% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh per 31 Maret 2019. Sementara itu rencana harga pelaksanaan saham dengan mempertimbangkan rentang harga bookbuilding berkisar Rp1.600-Rp2.000 per saham. Aksi akan dilaksanakan sekaligus atau bertahap dalam jangka waktu 2 (dua) tahun terhitung sejak disetujui oleh pemegang saham independen dalam RUPSLB pada enin, 24 Juni 2019. Manajemen mengatakan hasil private placement akan digunakan untuk mengurangi hutang perusahaan. Perseroan juga akan fokus pada peningkatan pertumbuhan dan mempertahankan posisi perusahaan sebagai grup media terbesar di Asia Tenggara.

Sumber : admin

berita terbaru
Saturday, Aug 08, 2020 - 15:37 WIB
Financial Statements 2Q 2020 of TLKM
Saturday, Aug 08, 2020 - 15:29 WIB
Financial Statements 2Q 2020 of CASA
Saturday, Aug 08, 2020 - 15:23 WIB
Financial Statements 2Q 2020 of CARE
Saturday, Aug 08, 2020 - 15:19 WIB
Financial Statements 2Q 2020 of BYAN
Saturday, Aug 08, 2020 - 15:13 WIB
Financial Statements 2Q 2020 of BVIC
Saturday, Aug 08, 2020 - 15:07 WIB
Financial Statements 2Q 2020 of BMAS
Saturday, Aug 08, 2020 - 15:03 WIB
Financial Statements 2Q 2020 of BLTA
Saturday, Aug 08, 2020 - 14:59 WIB
Financial Statements 2Q 2020 of BLTZ
4,900
-2.5 %
-125 %

21,629

BidLot

346

OffLot