Kilas Emiten: KLBF, MGRO, GMCW, dan ITMG
Thursday, July 18, 2019       09:04 WIB

Ipotnews - Kilas emiten berikut layak mendapat perhatian untuk menambah referensi perdagangan saham hari ini, Kamis (18/7):
1. PT Kalbe Farma Tbk () optimistis meraih pertumbuhan penjualan sekitar 6 persen hingga 8 persen pada 2019. Pada 2018, perseroan mengantongi penjualan bersih Rp21,07 triliun dan laba bersih Rp2,45 triliun. Dengan demikian, margin laba bersih perseroan sekitar 11,62%. Adapun perseroan membidik penjualan bersih Rp22,33 triliun hingga Rp22,75 triliun pada 2019. Sementara itu, pada kuartal I/2019, meraih penjualan bersih Rp5,36 triliun dan laba bersih Rp595,07 miliar sehingga net profit margin-nya masih berada di level 11,09%. Di sisi ekspansi, perseroan siap memproduksi produk biologis pada awal 2020 dimana ekspansi produk ini dapat memberikan tambahan pendapatan sekitar 1%-2% terhadap penjualan perseroan pada tahun depan.
2. PT Mahkota Group Tbk () menargetkan kontribusi penjualan produk turunan minyak sawit mentah (crude palm oil) mencapai Rp3,4 triliun atau 60% dari target penjualan yang dibidik pada 2019 sebesar Rp5,6 triliun. juga berencana untuk melakukan tes pengujian pabrik pada Agustus 2019 dan saat ini progres pembangunan pabrik tersebut sudah mencapai sekitar 80%. Sementara itu pada IPO 12 Juli 2018, telah mengantongi dana Rp158,33 miliar dimana sebesar 60% dana hasil IPO tahun lalu dipergunakan utk pembangunan pabrik sehingga biaya secara keseluruhan mencapai sekitar Rp300 miliar. Manajemen juga menyebutkan bahwa belum adanya sentimen positif untuk menaikkan harga CPO akan menyebabkan rendahnya permintaan global akan kelapa sawit sehingga bisa berdampak pada kinerja perseroan.
3. PT Grahamas Citrawisata Tbk ( GMCW ) mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 10,13% pada semester I/2019 menjadi Rp13,3 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp14,85 miliar. Berdasarkan laporan keuangan perseroan per 30 Juni 2019, pendapatan perseroan mayoritas berasal dari pendapatan kamar Rp9,32 miliar, makanan Rp3,59 miliar, sarana olah raga dan rekreasi Rp194,34 4juta, serta minuman Rp105,46 juta.
Di sisi lain, rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan GMCW membengkak 567,76% dari Rp51,28 juta pada semester I/2018 menjadi Rp342,4 juta. Pada akhir Juni 2019, jumlah aset perseroan mencapai Rp36,76 miliar, relatif stabil dari posisi Rp36,15 miliar per Juni 2018. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitasnya masing-masing sebesar Rp30,68 miliar dan Rp6,08 miliar.
4. PT Indo Tambangraya Megah Tbk () mengklaim realisasi volume penjualan dan produksi perseroan masih sejalan dengan target sampai dengan semester I/2019. Manajemen menuturkan saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan kinerja semester I/2019. Namun, pihaknya mengklaim volume produksi sejalan dengan target 23,6 juta ton pada 2019. Pada kuartal I/2019, membukukan pendapatan US$453,02 juta, realisasi itu naik 19,77% dari US$378,24 pada kuartal I/2018. Akan tetapi, beban pokok pendapatan perseroan tercatat naik lebih tinggi secara tahunan pada kuartal I/2019. Jumlah yang dikeluarkan naik 34,51% dari US$267,19 juta pada kuartal I/2018 menjadi US$359,41 juta per akhir Maret 2019. Kenaikan juga terjadi di sisi beban penjualan perseroan dimana pos pengeluaran naik 69,53% dari US$17,56 juta pada kuartal I/2018 menjadi US$29,77 juta pada kuartal I/2019.

Sumber : admin
845
0.0 %
0 %

1,018

BidLot

283

OffLot