Kilas Emiten: PGAS, PTPP, CAMP, dan SILO
Friday, August 09, 2019       09:06 WIB

Ipotnews - Kilas emiten berikut layak diperhatikan untuk menambah referensi perdagangan hari ini, Jumat (9/8):
1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk () berpeluang menambah kerja sama jual beli gas dengan sebagai bagian dari upaya menjamin pasokan ke pelanggan. Manajemen mengungkapkan saat ini perseroan memang baru memiliki satu perjanjian jual beli gas dengan . Kerja sama tersebut diteken perseroan dengan PT Medco E&P Indonesia untuk alokasi jaringan gas di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. Sebagai catatan, kerja sama jual beli gas antara dan Medco E&P dimulai sejak 26 September 2017. Kontrak penyaluran gas itu berlangsung 10 tahun hingga Juli 2027. mengatakan alokasi gas tersebut akan digunakan untuk melayani kebutuhan 6.031 sambungan rumah tangga (SRT) jaringan gas di Kabupaten Musi Banyuasin. Pada April 2018, tercatat sekitar 1.155 pelanggan rumah tangga di wilayah itu telah memanfaatkan pasokan gas bumi dari perseroan.
2. PT PP (Persero) Tbk () mengantongi kontrak baru sebagai kontraktor pabrik peleburan atau smelter nikel yang memiliki nilai investasi US$127 juta. Perseroan juga telah meneken perjanjian kerja sama terkait pembangunan pabrik peleburan atau smelter nikel dengan PT Macika Mineral Industri awal pekan lalu. Dalam proyek itu, perseroan akan berperan sebagai kontraktor yang bertanggung jawab dalam penyelesaian proyek. Adapun, juga akan bekerja sama dengan perusahaan China dari sisi teknologi dan machinery provider. Pembangunan smelter itu akan menggunakan teknologi rotary kiln electric furnace ( RKEF ) dengan total kapasitas daya 2x33 MVA. Target produksi setiap tahunnya sebanya 120.000 ton dengan kadar minimum nikel 11%. Sementara itu membukukan nilai kontrak baru Rp14,8 triliun per Juni 2019 atau setara dengan 29,42% dari target perseroan tahun ini sebesar Rp50,3 triliun. Di sisi kinerja keuangan, melaporkan pendapatan Rp4,96 triliun pada kuartal I/2019. Realisasi tersebut tumbuh 34,92% dari Rp3,68 triliun pada kuartal I/2018.
3. PT Campina Ice Cream Industry Tbk () mengantongi penjualan Rp879,04 miliar atau tumbuh 3,10% secara tahunan pada semester I/2019. Namun, laba perseroan tersebut turun 2,22% pada periode yang sama. Meski laba bersih tertekan pada separuh pertama tahun ini, margin laba bersih meningkat dari 2,08% pada semester I/2017 menjadi 6,65% pada semester I/2018. Adapun, pada semester I/2019, perseroan membukukan margin laba bersih 6,31%. Sementara itu realisasi penjualan pada semester I/2019 mencapai 48,88% dari target sepanjang tahun ini sebesar Rp1,03 triliun. Guna mengejar target sepanjang tahun, akan meluncurkan produk baru pada akhir tahun ini. Perseroan juga melakukan penetrasi pasar di 25 kota seperti Bengkulu, Merauke, dan sejumlah wilayah di pelosok Indonesia. Perseroan juga akan memanfaatkan permintaan pasar yang meningkat pada musim libur Natal dan Tahun Baru.
4. PT Siloam International Hospitals Tbk () membukukan kenaikan kinerja fundamental dan pertumbuhan harga saham sepanjang tahun berjalan 2019. Perseroan membukukan pendapatan Rp3,37 triliun pada semester I/2019 naik 18,66% dari posisi Rp2,84 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersumber dari pendapatan rawat inap Rp2,01 triliun dan rawat jalan Rp1,36 triliun. Adapun laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp4,89 miliar per Juni 2019. dari posisi sebelumnya yakni rugi bersih Rp25,05 miliar pada semester I/2018. Sebagai informasi, EBITDA pada kuartal II/2019 tercatat Rp211 milyar atau lebih tinggi 41,8% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Margin EBITDA pun membaik menjadi 16,8% dari 14,2% pada kuartal II/2018. Manajemen menyebutkan bahwa peningkatan margin disebabkan oleh peningkatan pendapatan yang lebih besar dari fixed cost dan program manajemen biaya yang baik. Kontribusi pendapatan dari ketiga payee groups (Out of Pocket, Corporate & Insurance dan BPJS ) terus meningkat dengan Corporate & Insurance menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan sebesar 39,6% dari keseluruhan pendapatan di 2Q19.

Sumber : admin
500
0.0 %
0 %

295

BidLot

1,423

OffLot