Kilas Emiten: TLKM, PRDA, ANTM, dan MERK
Friday, May 03, 2019       08:54 WIB

Ipotnews - Kilas emiten berikut layak mendapat perhatian, sekaligus menambah referensi transaksi hari ini, Jumat (3/5):
1. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk () mencetak kenaikan laba bersih 8,5% pada kuartal I/2019 ditopang oleh pertumbuhan bisnis digital. Berdasarkan laporan keuangan per kuartal I/2019, perseroan mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp34,84 triliun atau tumbuh 7,7% dibanding kuartal I/2018. Selanjutnya, EBITDA juga mengalami peningkatan sebesar 8,8% menjadi Rp17,53 triliun. Sementara itu, laba bersih terapresiasi 8,5% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp6,22 triliun. Sementara itu, dari segi operasional, perseroan juga mencatat jumlah pelanggan 168,6 juta dengan basis pelanggan data 111,1 juta dan lalu lintas data yang terus meningkat 56,6% menjadi 1.408.872 Terabyte.
2. PT Prodia Widyahusada Tbk () menebar dividen atas laba bersih buku tahun 2018 senilai Rp93,57 per saham. Jumlah pembagian dividen tunai tersebut setara dengan 50% atau Rp87,73 miliar atas laba bersih perseroan pada 2018 senilai Rp175,45 miliar. Dividen yang dibagikan tersebut meningkat 45,44% dibandingkan dengan jumlah yang dibagikan perseroan pada tahun sebelumnya Rp60,32 miliar. Pada 2018, perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 16,35% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp150,80 miliar. Pendapatan bersih perseroan tumbuh sebesar 9,12% menjadi Rp 1,59 triliun, dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp1,46 triliun. Perseroan juga membukukan kenaikan EBITDA sebesar 16,08% dari Rp239,05 miliar pada 2017 menjadi Rp277,49 miliar pada 2018.
3. PT Aneka Tambang Tbk () membukukan laba bersih senilai Rp171,66 miliar pada kuartal I/2019, lebih rendah 30,12% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp245,67 miliar. Penurunan laba bersih sejalan dengan penurunan laba usaha sepanjang 3 bulan berjalan tahun ini sebesar 36,35% dari Rp478,76 miliar menjadi Rp304,72 miliar. Pos pada beban usaha juga mengalami peningkatan 40% dari Rp730,39 miliar menjadi Rp538,64 miliar. Sementara itu laba kotor pun hanya tumbuh tipis sebesar 2% menjadi Rp1,03 triliun dibandingkan dengan capaian kuartal I/18 sebesar Rp1,02 triliun. Namun, dari sisi pencapaian penjualan, masih mencatatkan kenaikan sebesar 9% menjadi Rp6,22 triliun, dibandingkan dengan capaian penjualan pada kuartal I/2019 sebesar Rp5,73 triliun.
4. PT Merck Tbk () menetapkan dividen interim yang telah dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp1,149 triliun atau Rp2.565 per saham pada 28 Desember 2018, sebagai dividen final untuk tahun buku 2018. Manajemen juga mengungkapkan bahwa jumlah dividen yang dibagikan tersebut setara dengan 98% dari laba bersih pada tahun buku 2018 dan 2% lainnya sebagai laba ditahan. Sebagai informasi pada 2018, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,16 triliun, naik signifikan dibandingkan dengan laba bersih pada 2017 sebesar Rp144,68 miliar. Laba yang meningkat signifikan berasal dari hasil divestasi divisi consumer health pada 1 Desember 2018.

Sumber : admin
3,170
0.0 %
0 %

54

BidLot

53

OffLot