Kimia Farma Apotek Bocorkan Rencana IPO, Nilainya Bisa Rp 4-6 Triliun
Wednesday, November 29, 2023       15:36 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Kimia Farma Tbk () berencana mendorong anak usahanya, PT Kimia Farma Apotek (KFA), menggelar penawaran umum perdana ( initial public offering /IPO) saham. Sesuai rencana, Kimia Farma Apotek akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) usai pelaksanaan Pemilu 2024.
CEO Kimia Farma Apotek, Agus Chandra mengungkapkan bahwa rencana IPO sejalan dengan cita-cita Kimia Farma untuk menjadi perusahaan kelas dunia, bersanding dengan layanan kesehatan dan farmasi bertaraf internasional, seperti Boots asal UK dan Apollo Pharmacy asal India.
"Jadi, untuk menuju world class company , langkah pertama adalah kami akan membuat Kimia Farma Apotek menjadi lebih transparan dengan rencana kami menuju IPO. Kami sedang cari timing yang pas. Mungkin setelah tahun politik selesai," ungkap Agus dalam konferensi pers The 18th Annual MarkPlus Conference , di Jakarta, Rabu (29/11/2023).
Dia menegaskan, rencana IPO Kimia Farma Apotek akan membidik dana segar Rp 4 triliun hingga Rp 6 triliun dari pasar, jika memperhitungkan berdasarkan market size saat ini.
"Kalau target dana, dilihat dari size kami, mungkin sekitar Rp 4-6 triliun bisa kami ambil dari market . Kami lihat nanti potensinya kan terus berkembang. Kami lihat situasi satu dua tahun ke depan kira-kira seperti apa," tuturnya.
Menurut Agus, alasan penundaan Kimia Farma Apotek melantai di bursa adalah karena perusahaan menilai pasar modal akan slow down jelang dan ketika Pemilu 2024 berlangsung.
"Sekarang kan kalau kita lihat uang mulai kering nih, kalau tahun pemilu. Kalau setelah pemilu, nanti harapan kita setelah terpilihnya pemimpin nasional kita yang baru mungkin uang dari luar mulai masuk kembali. Mungkin timing pas kita akan akan cari saat itu," tutur dia.
Akan tetapi, di samping itu, Agus juga mengaku tengah mencari solusi untuk mempercepat Kimia Farma Apotek segera IPO tanpa terkendala Pemilu 2024, dengan terus memanfaatkan peluang dan kesempatan yang ada.
"Karena IPO juga selain kita rising fund juga kita ingin supaya perusahaan kita lebih transform. Nah ini saya gak tahu ini untuk menjadi world class company apakah step itu bisa kita shortcut," ucap Agus.
"Kimia Farma Apotek harus ingin menjadi perusahaan yang sustainable secara growth. Siapa tahu SDGs bisa menjadi pintu masuk lebih cepat bagi kita menjadi world class company, kita harus bicarakan. Jadi setiap kesempatan setiap peluang selalu saya manfaatkan," begitu kata dia.

Sumber : investor.id