Meski Pasar Saham Dalam Tekanan, Momentum Buy Tetap Hadir di Pasar ETF
Friday, November 13, 2020       10:10 WIB

Ipotnews - Meski IHSG mulai dalam tekanan setelah sepekan lebih reli, ETF Desk Indo Premier Sekuritas melihat tetap ada momentum investor untuk menambah koleksi (buy) ETF saham - terutama dengan bobot besar di saham perbankan - dengan pertimbangan sejumlah dorongan positif tetap menyertai pasar domestik.
"Aksi profit taking investor domestik dan koreksi di bursa Global dapat menjadi sentimen negatif IHSG . Namun kami melihat laporan keuangan emiten yang cenderung pulih secara kuartal, juga dengan penguatan rupiah dan ekspektasi pemulihan ekonomi yang lebih cepat di Indonesia dibandingkan negara Asia lain menjadi momentum untuk menambah kembali kepemilikan ETF. Kami masih merekomendasikan ETF yang memiliki bobot besar di sektor perbankan seperti /XIID, , , dan ," papar ETF Desk dalam ETF Morning Notes-nya, Jumat (13/11).
Dipaparkan, bursa Wall Street ditutup melemah kemarin. Beberapa pemicu pelemahan Wall Street selain aksi profit taking juga akibat bertambahnya jumlah kasus harian positif Covid-19 dan kekhawatiran akibat pernyataan Chairman The Fed Jerome Powell yang menyatakan bahwa prospek ekonomi Amerika yang belum pasti walaupun sudah adanya perkembangan positif terkait penemuan vaksin corona. Sementara, bursa Asia pagi ini dibuka melemah bergerak mengikuti global.
"Untuk pasar domestik, terkoreksinya indeks global dan posisi jenuh berpotensi adanya profit taking. Namun secara jangka panjang, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi pulih lebih cepat dibandingkan negara Asia lain menjadi alasan dana pasif asing kembali masuk ke Indonesia."
Banking: 3Q20 Recap, Sektor perbankan secara umum mencatatkan performa diatas ekspektasi. Di mana hal ini terlihat dari PPOP yang tumbuh di sekitar 8% - 20% qoq. Kami juga melihat kualitas aset di sektor perbankan relatif stabil ditengah restrukturisasi akibat Covid-19.
: Mempercepat transformasi bisnis digital, termasuk investasi di Gojek. Investasi dari Gojek, melalui skema obligasi konversi senilai USD150mn (Rp2.16tn).
: Menyiapkan capex Rp800bn - Rp1tn di FY21F. Dana tersebut akan digunakan untuk proyek di Bekasi yaitu 4 tower condominium di atas mall & dua hotel berbintang 3 & 4. Capex akan dipenuhi dari kas internal.
: Mendapat persetujuan pemegang saham untuk menggelar private placement. Total saham sebesar 208mn saham baru / 7% dari modal ditempatkan.
* MSCI * : Semi Annual Review, * MSCI Global Standard Index* _Add_: , . _Delete_ : , , * MSCI Small Cap Index* _Add_: , , , , . _Delete_ : , , , . Efektif 1 Desember 2020.
Covid-19 Update: Indonesia, Positif: 452,291 Kasus; Sembuh: 382,084 Kasus; Meninggal: 14,933 Kasus.*Data per 12/11/20

Sumber : admin
2,080
-6.7 %
-150 %

0

BidLot

17,266

OffLot