Minyak Menguat Didorong Harapan Permintaan Amerika dan Eropa
Friday, April 23, 2021       09:17 WIB

Ipotnews - Harga minyak menguat, Jumat, di tengah harapan pemulihan permintaan bahan bakar di Amerika Serikat dan Eropa karena pertumbuhan ekonomi meningkat dan penguncian berkurang, tetapi kekhawatiran tentang gelombang kedua kasus Covid-19 di India membatasi kenaikan.
Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, naik 21 sen, atau 0,3% menjadi USD65,61 per barel pada pukul 08.37 WIB, setelah menguat tipis 8 sen pada penutupan Kamis, demikian laporan  Reuters,  di Melbourne, Jumat (23/4).
Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), bertambah 29 sen, atau 0,5% menjadi USD61,72 per barel, juga setelah mencatat kenaikan 8 sen pada sesi Kamis.
"Pasar mengabaikan penumpukan persediaan (minyak Amerika) pekan lalu, alih-alih dihibur oleh peningkatan berkelanjutan dalam permintaan bensin," kata analis ANZ dalam sebuah catatan.
Pengilang Amerika, Valero, mengatakan permintaan bensin dan solar kembali ke posisi 93% dan 100% dari tingkat sebelum pandemi, dengan Chief Commercial Officer Gary Simmons mengatakan perusahaannya "cukup  bullish  pada bensin di masa mendatang".
Kondisi Eropa yang membaik juga mendukung sentimen. Prancis mengatakan sekolah akan dibuka kembali pada Senin, dan pembatasan perjalanan domestik yang diberlakukan sejak awal April yang membatasi orang dalam jarak 10 km dari rumah mereka akan berakhir pada 3 Mei.
Kedua kontrak minyak mentah itu menuju kerugian mingguan hampir 2% di tengah kekhawatiran tentang penurunan permintaan bahan bakar di India, importir minyak terbesar ketiga di dunia, di mana infeksi harian dan kematian akibat Covid-19 mencapai rekor baru pekan ini.
Beberapa negara, termasuk Australia, Inggris, Kanada, dan Uni Emirat Arab, melarang atau menghentikan penerbangan dari India. (ef)

Sumber : Admin