Optimisme Negosiasi AS-China Angkat Saham dan Dolar, Emas Stabil
Wednesday, May 15, 2019       15:53 WIB

Ipotnews - Harga emas stabil, Rabu, setelah meninggalkan level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya karena optimisme seputar perundingan perdagangan AS-China meredakan kekhawatiran investor, mendorong saham global dan dolar.
Harga emas di pasar spot stabil di posisi USD1.296,49 per ounce pada pukul 15.08 WIB, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Rabu (15/5). Sementara, emas berjangka Amerika Serikat naik 0,1 persen menjadi USD1.297,20 per ounce.
"Emas tertahan karena orang masih tertarik pada dolar. Level USD1.300 juga terlihat seperti tingkat resistance yang baik," kata Peter Fung, Kepala Transaksi Wing Fung Precious Metals di Hong Kong.
Dolar menguat di awal perdagangan Asia, didukung pernyataan Presiden Donald Trump yang meredakan eskalasi baru-baru ini dalam perang dagangnya dengan China sebagai "pertengkaran kecil", dan menegaskan perundingan antara kedua negara belum hancur.
Apresiasi dolar membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang non-Amerika.
Bersamaan dengan itu, saham Asia juga berubah optimistis hati-hati menyikapi perkembangan perdagangan antara kedua negara, Rabu, walaupun masih tidak sepenuhnya mengabaikan kemungkinan perselisihan yang berlarut-larut.
"Pasar (emas) bertahan karena beberapa orang membeli emas terutama setelah pemerintah China juga menaikkan tarif terhadap barang-barang AS," kata Fung, menambahkan bahwa logam kuning itu diperkirakan berada dalam kisaran USD1.280 dan USD1.310 per ounce.
Pemicu terbesar untuk emas, yang sebagian besar terikat pada kisaran ketat selama sepekan terakhir, terjadi pada sesi Senin setelah China mengumumkan akan mengenakan tarif balasan terhadap sejumlah barang AS.
Ada beberapa aksi ambil untung di sesi sebelumnya setelah harga melonjak sekitar USD20, Senin, dan di atas level kunci USD1.300, kata analis dan pedagang.
Selanjutnya, pelaku pasar akan memperhatikan data ekonomi dari Eropa yang bakal memberikan isyarat lebih lanjut tentang kekuatan ekonomi global.
Di antara logam mulia lainnya, perak naik 0,2 persen menjadi USD14,81 per ounce, sementara platinum turun 0,2 persen menjadi USD853,75 per ounce, dan palladium menyusut 0,7 persen menjadi USD1.326,25 per ounce. (ef)

Sumber : Admin