PGN (PGAS) Sebut Gasifikasi Kilang Minyak Onstream pada Akhir 2023
Wednesday, November 29, 2023       14:34 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk () atau PGN menyebut pembangunan konstruksi gasifikasi kilang minyak Pertamina telah mencapai 92,58%. Dengan demikian, gasifikasi kilang minyak tersebut ditargetkan dapat memulai onstream pada akhir 2023.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi, Harry Budi Sidharta mengungkapkan pembangunan konstruksi gasifikasi kilang minyak Pertamina yang telah dimulai sejak 2022, kini sudah mencapai 92.58%. "Ditargetkan akan onstream akhir 2023. Kami harap setelah beroperasinya pipa ini untuk penyaluran gas ke kilang akan memberikan potensi penambahan pendapatan kinerja perseroan," ungkap Harry dalam Public Expose Live 2023 yang diselenggarakan secara daring pada Rabu (29/11/2023).
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perusahaan Gas Negara () Fadjar Harianto Widodo mengatakan, PGN mencatatkan laba bersih sebesar US$ 198 juta hingga kuartal III-2023. Pencapaian laba bersih tersebut berasal dari pendapatan konsolidasi sebesar dan laba operasi.
"Kinerja keuangan mencatat laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk sebesar US$ 198 juta. Pencapaian tersebut berasal dari pendapatan konsolidasi sebesar US$ 2,69 miliar dan laba operasi US$ 390 juta US$, serta realisasi EBITDA sebesar US$ 815 juta," ungkap Fadjar.
Fadjar mengklaim, arus kas perseroan hingga kuartal III-2023 masih positif dan terjaga stabil. Fadjar menyebut posisi keuangan stabil terutama didukung oleh arus kas konsolidasi yang merefleksikan posisi arus kas yang kuat.
Fadjar juga menekankan PGN menganut prinsip kehati-hatian dalam menjalankan rencana investasi. Hingga kuartal III-2023, PGN mencatatkan pencapaian capital expenditure atau capex sebesar US$ 132 juta..
Menurut Fadjar, PGN mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan rencana investasi di tengah kondisi yg penuh tantangan. Sampai kuartal III-2023, pencapaian capex sebesar US$ 132 juta. "Sebanyak 57% dari pencapaian tersebut terserap oleh segmen downstream dan lainnya, sedangkan 45% diserap investasi bisnis," tutup Fadjar.

Sumber : investor.id

berita terbaru