PT Fast Food Pecah Nilai Nominal Saham
Tuesday, February 18, 2020       14:19 WIB

Jakarta - PT Fast Food Indonesia Tbk () menjelaskan telah memecah nilai nominal saham pada 14 Februari 2020 dengan perbandingan 1:2.
Untuk nilai nominal lama sebesar Rp100 per saham. Sedangkan nilai nominal saham baru sebesar Rp50 per saham. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (18/2/2020).
Perseroan menegaskan kebijakan ini untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham di BEI. Pelaksanaan tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.
Fast Food Indonesia Tbk () didirikan tanggal 19 Juni 1978 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1979.
Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Fast Food Indonesia Tbk, antara lain: PT Gelael Pratama (induk usaha) (44,00%), Indoritel Makmur Internasional Tbk () (35,84%) dan HSBC -FUND Services, Arisaig Asia Consumer FD Ltd. (10,14%). Saham publik sebesar 20,3%.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan adalah bergereak di bidang makanan dan restoran. Fast Food memperoleh hak untuk mendirikan dan mengoperasikan gerai Kentucky Fried Chicken (KFC) dari Kentucky Fried Chicken International Holding, Inc.,
Pada tanggal 31 Maret 1993, memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) kepada masyarakat sebanyak 4.462.500 dengan nilai nominal Rp1.000 per saham dengan harga penawaran Rp5.700 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 11 Mei 1993.
Saat ini saham di harga Rp1.150 per saham dari pembukaan di Rp1.170 per saham.

Sumber : INILAH.COM
3,500
0.0 %
0 %

1

BidLot

150

OffLot