Pasar Abaikan Data Makro yang Lemah, Ekuitas Eropa Menghijau
Friday, April 19, 2019       03:57 WIB

Ipotnews - Saham Eropa ditutup lebih tinggi pada hari terakhir pekan perdagangan yang singkat, Kamis, setelah investor mengabaikan data zona euro yang lemah dan mengalihkan fokus pada laporan keuangan terkini sejumlah perusahaan.
Pan-Eropa Stoxx menguat sekitar 0,22 persen atau 0,87 poin menjadi 390,46, dengan sektor dan bursa utama sebagian besar bertengger di wilayah positif, demikian laporan CNBC , Kamis (18/4) atau Jumat (19/4) dini hari WIB.
Di Jerman, DAX naik 0,57 persen atau 69,32 poin menjadi 12.222,39, dan CAC 40 Prancis bertambah 17,29 poin atau 0,31 persen menjadi 5.580,38, sedangkan FTSE 100 Inggris menyusut 0,15 persen (11,44 poin) menjadi 7.459,88.
Ekuitas awalnya berubah negatif setelah rilis data PMI manufaktur yang lemah di Prancis dan Jerman. Data manufaktur Jerman berada di bawah ekspektasi, sedangkan data Prancis juga menunjukkan penurunan output.
Data PMI untuk zona euro juga tercatat di bawah perkiraan, memicu kekhawatiran perlambatan di wilayah tersebut. Euro jatuh ke level terendah satu pekan terhadap dolar setelah angka itu dirilis.
Tetapi investor segera mengalihkan perhatian mereka pada pendapatan perusahaan, dengan hasil dari raksasa consumer good, Unilever, dan emiten manajemen energi, Schneider Electric, mengalahkan ekspektasi. Harga saham kedua perusahaan itu melesat ke puncak benchmark Eropa, keduanya naik sekitar tiga persen.
Di sisi lain, grup barang mewah Prancis, Kering, jatuh dekat ke bagian bawah Stoxx 600 setelah pendapatan perusahaan itu mengalahkan estimasi dengan angka yang tipis, dan pertumbuhan pada merek unggulan Gucci melambat. Saham emiten yang melantai di Paris itu turun hampir lima persen.
Di tempat lain, sterling juga turun terhadap dolar, jatuh ke kisaran USD1,3001 meski Inggris mencatat angka penjualan ritel yang kuat untuk periode Maret. (ef)

Sumber : Admin