Penurunan Imbal Hasil Obligasi AS Sebagai Katalis, Rupiah Bakal Menguat Lagi
Wednesday, May 05, 2021       09:21 WIB

Ipotnews - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berpotensi kembali menguat, dengan katalis penurunan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun.
Mengutip data Bloomberg, Rabu (5/5) pukul 09.11 WIB, kurs rupiah diperdagangkan pada level Rp14.440 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan pelemahan 10 poin atau 0,07% apabila dibandingkan dengan penutupan pasar spot pada Selasa sore kemarin (3/5) di level Rp14.430 per dolar AS.
Walau pagi ini melemah, pengamat pasar keuangan Ariston Tjendra mengatakan kurs rupiah bisa kembali menguat seiring dengan penguatan nilai tukar regional pagi ini terhadap dolar AS.
"Menurunnya yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke kisaran 1,55% semalam bisa menjadi alasan penguatan tersebut. Sebelumnya yield berada di kisaran 1,6%," kata Ariston saat dihubungi Ipotnews, Rabu pagi (5/5).
Optimisme pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi global juga mendukung potensi penguatan kurs rupiah pada hari ini.
"Potensi penguatan ke kisaran support Rp14.400 -Rp14.380 per dolar AS. Dengan potensi resisten di kisaran Rp14.450 per dolar AS," tutup Ariston.(Adhitya)

Sumber : admin