Pertagas Catat Kinerja Positif di 2018, Laba Bersih USD146 Juta
Wednesday, May 15, 2019       18:56 WIB

Ipotnews - Anak usaha PT Pertamina (Persero) yang sekaligus menjadi perusahaan sub holding industri gas, PT Pertamina Gas (Pertagas), mencatatkan kinerja usaha yang positif tahun 2018 lalu. Laba bersih perusahaan sebesar USD146 juta atau melampaui perolehan laba bersih tahun sebelumnya.
"Tahun 2018, kami berhasil meningkatkan laba dari USD141 juta menjadi USD146 juta," ungkap Fitri Erika selaku Corporate Secretary Pertagas dalam keterangan persnya, Rabu (15/5).
Fitri menyatakan kinerja keuangan yang positif tersebut tidak lepas dari meningkatnya kinerja operasi yang dicatatkan Pertagas. Sepanjang tahun 2018 Pertagas berhasil meningkatkan volume Transportasi Gas sebanyak 2 persen dari 502.043 MMSCF di 2017 menjadi 512.271 MMSCF di 2018. Transporasi Minyak dari ruas pipa Tempino-Plaju juga mencatatkan kinerja positif yaitu 3,71 MMBO atau naik 10 persen dari tahun lalu.
Di lini usaha Pemrosesan LPG, kata Fitri juga meningkat 4 persen dibanding tahun lalu menjadi 214.446 Ton. Kemudian pada Bisnis Regasifikasi LNG juga meningkat 8 persen dari 42.132 BBTU menjadi 45.624 BBTU . Peningkatan paling signifikan terdapat pada bisnis Kompresi Gas dimana volumenya naik 41 persen dari 1.791 BBTU menjadi 2.531 BBTU .
Sementara itu total Aset Pertagas di 2018 naik signifikan yaitu 106 persen dibanding tahun 2017. Pada akhir 2018 total asset Pertagas adalah USD2,04 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh penambahan investasi di tahun 2018. Sepanjang tahun 2018 Pertagas telah menyelesaikan bebagai proyek yaitu Pipa Transmisi Gas Grissik-PUSRI, Pipa Transmis Gas Semare, Pipa Distribusi INL dan Polytama dan Jaringan Gas Rumah Tangga di Jambi, Balikapapan, Bontang dan Penajam Paser Utara.
Total nilai investasi Pertagas di tahun 2018 adalah 152 juta US Dollar. Saat ini, Pertagas juga masih menyelesaikan beberapa proyek yang tengah berjalan yakni Pipa Transmisi Gas Gresik-Semarang, Pipa Transmisi Gas Duri-Dumai, Pipa Distribusi PDTA -PDTI dan Jaringan Gas Rumah Tangga di Samarinda dan PALI . Dikatakannya sebagai bentuk kontribusi nyata bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional, fokus utama Pertagas adalah menyediakan infrastruktur gas di Indonesia.
"Harapannya dengan semakin banyak infrastruktur gas, penyaluran gas dari produsen ke konsumen lebih mudah sehingga suplai energi akan terus terjaga," paparnya. (Marjudin)

Sumber : admin

berita terbaru