Rupanya Ini Penyebab Utama Saham GOTO Ambruk
Monday, December 11, 2023       19:35 WIB

JAKARTA, Investor.id - Pelaku pasar merespons negatif struktur transaksi TikTok dan PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (). Ini menjadi penyebab penurunan dalam saham hari ini, yakni sebesar 20% ke level Rp 86.
Berdasarkan catatan Mandiri Sekuritas (Mansek), valuasi Tokopedia berdasarkan transaksi itu dan kepemilikan 25% saham Goto mencapai US$ 2 miliar. Mansek menilai harga transaksi ini tidak mencerminkan nilai wajar perusahaan baru (NewCo) yang akan dioperasikan Tokopedia untuk mengelola TikTok Shop.
Selain itu, valuasi TikTok Shop hanya US$ 340 juta atau 0,06 kali dari estimasi GMV 2023. Oleh sebab itu, Mansek perlu melihat valuasi perusahaan baru berdasarkan beberapa pertimbangan.
Pertama, tulis broker itu, Goto tetap mempertahankan 25% saham Tokopedia dalam jangka panjang. Selain itu, perusahaan baru Tokopedia diyakini bisa menciptakan nilai. Sebab, gabungan pangsa pasar Tokopedia dan perusahaan baru bisa mencapai 50-60%.
"Kedua, akan ada pendapatan dari perusahaan baru. Ketiga, bisnis fintech dan logistic Goto bisa meningkat melalui ekosistem TikTok. Selain itu, kas Goto sebesar US$ 1,2 miliar bisa digunakan untuk dua bisnis itu," tulis Mansek dalam catatan Senin (11/12/2023).
Goto dan TikTok mengumumkan tiga kesepakatan penting hari ini. Pertama, Tokopedia akan membeli kontrak bisnis dan hak eksklusif untuk memiliki dan mengoperasikan TikTok Shop di Indonesia dari TikTok senilai US$ 340 juta. Rencana ini diharapkan dapat diselesaikan pada kuartal I-2024.
Kedua, TikTok berinvestasi US$ 840 juta di Tokopedia dengan mengambil saham baru yang dikeluarkan perusahaan itu. Terakhir, sebagai bagian dari rencana investasi, Tokopedia juga akan menerima promissory note dari TikTok sebesar US$ 1 miliar yang dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja Tokopedia di masa mendatang.
Apabila Rencana Investasi ini dapat diselesaikan oleh para pihak, hal ini akan menyebabkan TikTok menjadi pemilik dari 75,01% saham Tokopedia dan kepemilikan Goto turun menjadi 24,99%. Namun demikian, para pihak telah sepakat bahwa kepemilikan Goto di Tokopedia tersebut tidak akan terdilusi lebih lanjut, dikarenakan pendanaan di masa depan dari TikTok.
"Rencana ini diharapkan dapat diselesaikan pada kuartal I-2024, bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan yang diatur dalam perjanjian atas rencana investasi," tulis manajemen Goto.

Sumber : Investor.id