Tahun 2019, penjualan Buyung Poetra Sembada (HOKI) naik 15,38% jadi Rp 1,65 triliun
Tuesday, April 07, 2020       11:46 WIB

JAKARTA. Emiten di bidang pengolahan dan distribusi beras, PT Buyung Poetra Sembada Tbk () mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2019. Perusahaan mengantongi kenaikan baik dari penjualan bersih maupun laba bersihnya.
membukukan kenaikan penjualan bersih 15,38% secara tahunan. Pada tahun 2018 mencatatkan penjualan Rp 1,43 triliun, pada tahun 2019 penjualannya naik menjadi Rp 1,65 triliun.
Kenaikan ini ditopang oleh penjualan beras yang mencapai Rp 1,69 triliun dari sebelumnya Rp 1,47 triliun atau bertumbuh 14,97%  year on year  (yoy). Sementara retur dan potongan penjualannya berhasil ditekan hingga 8% yoy menjadi Rp 33,99 miliar dari tahun sebelumnya Rp 36,94 miliar.
Tahun ini seluruh penjualan diserap oleh pihak ketiga. Paling besar penjualan dilakukan kepada PT Indomarco Prismatama sebesar Rp 337,56 miliar. Jumlah tersebut juga terkerek dari tahun sebelumnya Rp 328,67 miliar.
Penjualan yang bertumbuh mampu mengangkat laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, meskipun beban-beban perusahaan naik. Hanya beban penjualan yang mampu ditekan 11,74% menjadi Rp 31,12 miliar dari sebelumnya Rp 35,26 miliar.
Sepanjang tahun 2019, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp 103,27 miliar naik 11,56% dari tahun sebelumnya Rp 92,57 miliar.
Asal tahu saja, pertumbuhan laba tersebut juga ditopang oleh pos penjualan sekam yang bertumbuh 64,24% yoy menjadi Rp 2,48 miliar. Selain itu, laba ikut terdorong oleh pendapatan sewa. Untuk tahun ini, mengantongi pendapatan sewa hingga Rp 1,09 miliar yang pada tahun sebelumnya tidak ada.
Sementara itu, total aset yang dimiliki mencapai Rp 848,68 miliar, naik 11,84% dari tahun sebelumnya Rp 758,85 miliar. Rinciannya, aset lancar turun tipis 1,5% yoy menjadi Rp 483,42 miliar dan aset tidak lancar tumbuh 36,23% yoy menjadi Rp 365,25 miliar.
Total liabilitas sepanjang tahun 2019 naik 5,84%, dari tahun sebelumnya Rp 195,68 miliar menjadi Rp 207,11 miliar. Adapun liabilitas jangka pendeknya ditekan 11,64% yoy menjadi Rp 161,9 miliar dan liabilitas jangka panjang naik signifikan 263,13% yoy menjadi Rp 45,21 miliar.
Di sisi lain, total ekuitas yang dimiliki mencapai Rp 641,57 miliar naik 13,92% dari sebelumnya Rp 563,17 miliar.

Sumber : KONTAN.CO.ID
675
0.0 %
0 %

78

BidLot

4,371

OffLot