Tertekan Indeks Global Namun Kinerja Emiten Mendukung, IHSG Bakal Variatif Cenderung Menguat
Tuesday, October 27, 2020       08:52 WIB

Ipotnews - Indo Premier Sekuritas meyakini perdagangan menjelang libur panjang, Selasa (27/10), akan bergerak variatif namun cenderung menguat.
"Terkoreksinya indeks bursa global seiring kembali melonjaknya kasus infeksi baru dan meredupnya optimisme investor terhadap kesepakatan stimulus fiskal diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu laporan kinerja keuangan emiten berpeluang masih menjadi sentimen positif bagi indeks. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 5,105 dan resistance di level 5,185," papar Tim Analis Indo Premier Sekuritas dalam risetnya pagi ini.
Pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street ditutup melemah signifikan dipicu oleh sentimen negatif dari kembali melonjaknya kasus baru infeksi covid19 dan belum tercapainya kesepakatan stimulus fiskal antara kubu Demokrat dan Republik.
Indeks mengalami tekanan cukup besar setelah data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopskins menunjukkan dalam seminggu terakhir penambahan jumlah kasus baru per harinya mencapai 68,767. Di hari minggu kemarin sendiri jumlah kasus baru tercatat sebanyak lebih dari 60,000. Sementara itu di negara bagian yang berada di wilayah Sun Belt pada hari Jumat dan Sabtu lalu membukukan rekor infeksi baru yaitu sebanyak 83,000, melewati catatan sebelumnya di bulan Juli sebanyak 77,300.
Optimisme akan segera tercapainya kesepakatan stimulus fiskal sebelum pilpres kembali meredup setelah adanya pernyataan dari penasehat ekonomi gedung putih larry Kudlow dalam acara 'Squawk box' bahwa pembicaraan mengenai stimulus fiskal tersebut mengendur walaupun masih terus berjalan. Ketua kongres Nancy Pelosi mengatakan bahwa Demokrat menekankan pentingnya terus dilakukan tes terhadap masyarakat namun kubu pemerintah tidak menindaklanjuti hal tersebut dan itu merupakan kesalahan serius. Dia berharap stimulus segera disahkan namun dengan tidak mengesampingkan langkah-langkah untuk mengakhiri pandemi.
Dow Jones melemah -650 poin (-2.29%) pada level 28,685, S&P 500 turun -64 poin (-1.86%) pada level 3,401, Nasdaq terkoreksi -189 poin (-1.64%) pada level 11,359, EIDO berkurang -0.06 poin (-0.32%) pada level 18.84.
Berikut rekomendasi dari Indo Premier:
1. (Buy). Support: Rp8,050 Resist: Rp8,200
2. (Buy). Support: Rp1,065 Resist: Rp1,080
3. (Buy). Support: Rp560 Resist: Rp590
4. (Buy ). Support: Rp28,600 Resist: Rp29,600

Sumber : admin
1,415
-1.7 %
-25 %

15,247

BidLot

592

OffLot