Trump Tunda Tarif Impor Otomotif, Ekuitas Eropa Lanjutkan Tren Positif
Thursday, May 16, 2019       03:35 WIB

Ipotnews - Pasar saham Eropa melanjutkan penguatan, Rabu, di tengah berita bahwa Presiden Donald Trump berencana menunda penerapan tarif otomotif pada impor kendaraan Eropa.
Pan-Eropa Stoxx 600 ditutup 0,46 persen lebih tinggi (1,72 poin) menjadi 378,06, demikian laporan CNBC , Rabu (15/5) atau Kamis (16/5) dini hari WIB. Otomotif melonjak 2,02 persen setelah awalnya menjadi sektor terlemah.
Di pasar regional utama, FTSE 100 Inggris naik 0,76 persen atau 55,35 poin menjadi 7.296,95, DAX Jerman bertambah 107,95 poin atau 0,90 persen menjadi 12.099,57, dan CAC 40 Prancis meningkat 32,91 poin (0,62 persen) menjadi 5.374,26.
Tiga narasumber mengatakan kepada CNBC bahwa pemerintah akan menunda bea masuk tersebut hingga enam bulan. Berita itu, yang pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg News, mendorong saham otomotif lebih tinggi. Porsche, BMW dan Daimler semua menikmati kenaikan sekitar tiga persen.
Sementara itu, dalam berita korporasi, menyebutkan bank Italia, UniCredit, meningkatkan persiapan untuk menawar Commerzbank, hanya beberapa pekan setelah pembicaraan kesepakatan dengan pelamar sebelumnya, Deutsche Bank, mengalami kegagalan. Saham Commerzbank diperdagangkan 2,9 persen lebih rendah, Rabu petang.
Bank Belanda, ABN Amro, melaporkan penurunan 20 persen laba bersih kuartal pertama menjadi 478 juta euro (USD536 juta). Sahamnya pulih kembali untuk mencatatkan kenaikan 1,07 persen selama sesi Rabu.
Credit Agricole juga membukukan penurunan laba bersih pada kuartal pertama, yakni sebelas persen menjadi 763 juta euro, sahamnya anjlok 2,6 persen.
Saham CYBG , Inggris, ditutup naik 3,3 persen setelah berayun ke laba pada semester pertama, sementara emiten berkinerja terburuk adalah perusahaan internet Jerman, United Internet, yang anjlok 6,29 persen setelah merilis laporan keuangan kuartal pertama.
Raksasa industri Jerman yang mengalami tekanan, Thyssenkrupp, merosot lima persen selama sesi petang. Kejatuhan itu terjadi setelah serikat pekerja IG Metall menuntut konsep baru dari manajemen perusahaan.
Jerman mengumumkan kembalinya pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama, Rabu, Menteri Ekonomi Peter Altmaier mengatakan itu adalah "secercah harapan pertama" setelah dua kuartal tanpa ekspansi.
Bagi Amerika, para analis mendesak kehati-hatian ketika ketegangan meroket, dengan ukuran probabilitas resesi selama 12 bulan ke depan milik Federal Reserve Bank of New York sekarang berada di posisi 27,5 persen, level tertinggi sejak krisis keuangan.
Presiden Donald Trump melunakkan nadanya pada perang perdagangan globalnya, Selasa, menyebut hal itu sebagai "pertengkaran kecil" dan bersikeras bahwa pembicaraan belum runtuh.
Kembali ke Eropa, pemerintah Inggris mengumumkan Perdana Menteri Theresa May akan membawa kesepakatan Brexit-nya kembali ke Parlemen, 3 Juni, ketika negosiasi dengan oposisi utama, Partai Buruh, berlanjut meskipun tampaknya tidak ada kemajuan. (ef)

Sumber : Admin