
" TACO trade" kembali menjadi sentimen di Asia pagi ini, kurang dari 24 jam setelah menyebutkan tidak akan adanya perpanjangan gencatan senjata dengan Iran -- Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu.
- Sebelumnya, pertemuan antara Wakil Presiden US dan Iran di Pakistan gagal dilakukan, karena Tehran akhirnya tidak mengirimkan perwakilan untuk negosiasi.
- Terlepas dari kebuntuan yang ada, perpanjangan gencatan senjata akan membuka peluang negosiasi lanjutan bagi kedua belah pihak dengan bantuan/tekanan negara-negara lain yang mungkin membuka resolusi perdamaian.
- US akan menghentikan serangan, namun tetap melakukan blokade perairan menuju (keluar/masuk) Selat Hormuz, sementara Iran juga tidak akan membukanya.
S&P 500 turun 0.6%, namun futures naik 0.4% pagi ini setelah pengumuman gencatan senjata -- sementara minyak brent turun 0.7%, pasca lonjakan 3.1% semalam.

Selain geopolitik, Trump secara resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai Gubernur The FED selanjutnya menggantikan Jerome Powell yang akan habis masa jabatan pada Mei bulan depan.
> Di hadapan senat US, Warsh meyakinkan konsen independensinya sebagai Gubernur The FED yang baru -- yang dikhawatirkan hanya menjadi boneka Trump dalam pengambilan kebijakan.
Pasar saat ini price-in pada kurang dari 1x pemangkasan suku bunga tahun ini, pemangkasan suku bunga penuh -25bps berpotensi baru akan diambil The FED pada Juli 2027 -- seiring pecah perang US-Iran memicu kenaikan harga energy.

Di dalam negeri, tekanan saham bigcap dan membuat JCI tersungkur dengan penurunan ?0.5% kemarin, diperparah dengan penurunan pasca ex-date dividen .
> Konfirmasi akan dikeluarkannya dan yang masuk kedalam indeks HSC oleh MSCI menjadi tekanan utama, hal ini juga membuka potensi kebijakan yang sama bagi penyedia layanan indeks lain seperti FTSE , setelah kemarin IDX juga menerapkan klasifikasi baru yang sama untuk indeks IDX80.
Tidak adanya rebalancing di Mei, dan skenario tetap bertahannya Indonesia pada indeks Emerging Market membuat fokus beralih pada skenario rebalancing selanjutnya di Agustus 2026 dengan nama seperti:
- , Hampir dipastikan masuk ke Small Cap.
- Sementara dan berpotensi untuk naik kelas dari Small ke Standard jika mampu ditransaksikan pada minimal harga masing Rp316/Rp11,500.
o BI7DRR
Rdengan Bank Indonesia hari ini diprediksi akan kembali menahan suku bunga kebijakan BI7DRR pada level tetap 4.75% ditengah trend pelemahan rupiah yang mencatat rekor terendahnya, mayoritas ekonom juga memperkirakan bahwa BI akan mempertahankan suku bunga hingga akhir tahun ditengah resiko kembalinya inflasi karena kenaikan harga energy global (Reuters)
o
Pada kuartal pertama 2026, mencetak laba bersih Rp15.4 triliun +17% yoy yang melampaui estimasi pasar, ditopang oleh pertumbuhan laba operasional pra-pencadangan ( PPOP ) +10% yoy dan Pendapatan Bunga Bersih (NII) +11% yoy. Laju pertumbuhan kredit tampil impresif mencapai +16% yoy yang dimotori oleh segmen korporasi dan komersial. Kualitas aset turut menunjukkan perbaikan dengan Cost of Credit turun ke 58 bps, Loan at Risk (LAR) membaik ke level 6.0%, dan NPL stabil di 1.0%. Meskipun Margin Bunga Bersih (NIM) terkoreksi -5 bps menjadi 4.7%, efisiensi biaya dana (CoF) berhasil membaik -42 bps. Valuasi saham saat ini sangat menarik pada level +1.2x P/B dan +7.3x P/E untuk estimasi FY26F yang berada di bawah rata-rata historisnya.
o
Prajogo Pangestu tercatat kembali melakukan penjualan 57.15 juta lembar pada 16-17 April 2026 dengan kisaran Rp1,533-1,600/sh, aksi yang dinilai sebagai langkah strategis peningkatan free float.
Agenda Korporasi
22/04: Cash Dividend Cumdate:
RUPS : , , , EdenganE, , , , , , ,
23/04: Cash Dividend Cumdate: , ,
RUPS : , , , , , , , , , ,
24/04: Cash Dividend Cumdate: , , ,
RightIssue Cumdate:
RUPS : , , , , ,
27/04: Cash Dividend Cumdate: , , , , , ,
Waran Maturity: BMTE -O
RUPS : , , , , , ,
28/04: RUPS : , , , , ,
Agenda Ekonomi
1. ID - Keputusan Suku Bunga Indonesia
2. ID - Kredit (YoY) (Mar)
3. US - Inventori Minyak Mentah
4. US - Lelang Obligasi 20-Tahun
Suspensi
- Open : ,
- Suspend :
Pemantauan Khusus/FCA
- In :
- Out :
Disclaimer On
IPOT Platinum Club
Sumber : IPS