BBRI Tebar Dividen Jumbo, 91% dari Laba
Friday, April 10, 2026       17:03 WIB

JAKARTA, investor.id- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk () diselenggarakan pada Jumat (10/4/2026) di Jakarta. Pada mata acara kedua, rapat menyetujui untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp52,1 triliun dari laba bersih tahun buku 2025.
Sepanjang 2025, BRI membukukan laba bersih konsolidasi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp56,65 triliun. Artinya, bank yang fokus pada portofolio kredit usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM ) ini memberikan 91,96% dari laba sebagai dividen tunai. Sementara, saldo laba ditahan yang dialokasikan senilai Rp4,55 triliun.
Direksi diberi kuasa dan wewenang dengan hak substitusi untuk melakukan penetapan jadwan dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pelaksanaan pembayaran dividen tahun buku 2025 sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun, pada 15 Januari 2026, perseroan telah mendistribusikan dividen interim sebesar Rp137 per saham atau senilai Rp20,63 triliun. Artinya, dividen final yang akan dibayarkan kepada pemegang sahamnya sebesar Rp31,47 triliun.
Sebelumnya,Direktur Utama BRI Hery Gunardi memang mengungkapkan, untuk menentukan rasio dividen, bank akan mempertimbangkan kondisi struktur permodalan, yang terlihat dari capital adequacy ratio (CAR). Selain itu juga rencana pertumbuhan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.
Hery menyebut, kondisi permodalan BRI saat ini sangat memadai dan sangat kuat, dengan CAR berada di level 23,52% pada akhir 2025. Rasio tersebut diklaim sangat tinggi dibandingkan dengan syarat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Mempertimbangkan kondisi tersebut, seyogyanya kami memiliki ruang untuk memberikan dividend payout ratio yang lebih tinggi dibandingkan dengan level historis yang selama ini ada," ucap Hery dalam konferensi pers, Kamis (26/2/2026).

Sumber : investor.id

berita terbaru